Pak Lurah Buka Suara soal Heboh 'Setingan' Undian PCX Tarkam di Pekalongan

Pak Lurah Buka Suara soal Heboh 'Setingan' Undian PCX Tarkam di Pekalongan

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 08 Sep 2026 09:07 WIB
Pengundian hadiah viral di Pekalongan
Pengundian hadiah viral di Pekalongan. Foto: Dok. Tangkapan layar
Pekalongan -

Lurah Kedungwuni Timur, Muhamad Zurittaqi, memberikan klarifikasi soal viral video tudingan setingan dalam undian berhadiah PCX dalam pertandingan sepak bola takam. Ia membantah undian itu setingan dan penerima hadiah juga bukan kerabatnya.

"Yang menang atau yang mendapatkan hadiah tersebut bukan keponakan saya, Lurah Kedungwuni Timur, atau panitia. Bahkan saudara pun bukan. Secara pribadi saya tidak mengenali beliau," jelasnya saat dihubungi detikJateng melalui telepon selulernya, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan pengambilan kupon dilakukan secara langsung dan diambil dari bagian tengah, bukan berdasarkan pilihan tertentu.

"Saya mengambilnya pun dari tengah," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Zurittaqi, setelah proses undian dirinya baru mengetahui bahwa pemenang hadiah tersebut berasal dari Batang.

"Belakang saya dikasih tahu bahwa pemenang berasal dari Batang," katanya.

Zurittaqi mengatakan dirinya hanya dua kali menyaksikan pertandingan selama gelaran Capgawen Cup berlangsung. Pertama saat babak penyisihan dan kedua ketika laga final.

"Saya sepanjang Capgawen Cup berlangsung menonton sepak bola tersebut dua kali pertandingan. Yang pertama pada saat babak penyisihan, saya masuk lapangan membaur bersama warga, duduk di tepi lapangan," kata Zurittaqi.

Kemudian pada pertandingan final, Zurittaqi hadir sebagai tamu undangan. Ia mengaku diminta panitia untuk mengambil kupon undian hadiah setelah pertandingan selesai.

"Kedua saya datang pas final. Di pertandingan tersebut saya sebagai tamu undangan dipersilakan duduk di atas bangku. Setelah selesai pertandingan saya diminta panitia untuk mengambil undian yang sudah saya lakukan secara langsung," ujarnya.

Terpisah, Aldi (25), warga Batang yang menjadi pemenang undian hadiah motor PCX, turut memberikan klarifikasi mengenai kabar yang beredar di media sosial.

Aldi memastikan dirinya mendapatkan hadiah tersebut secara murni tanpa adanya rekayasa.

"Saya ingin mengklarifikasi kabar yang beredar di sosial media perihal undian doorprize di turnamen sepak bola Capgawen Cup Kedungwuni 2026. Itu bukan setingan. Saya murni mendapatkan hadiah motor PCX tanpa ada rekayasa sedikitpun," kata Aldi.

Ia menjelaskan dirinya merupakan pemilik kupon undian, yang kemudian terambil dalam proses pengundian oleh panitia pelaksana.

"Saya sebagai pemenang undian adalah pemilik tiket yang diambil oleh panitia pelaksana. Berita yang beredar di media sosial itu adalah hoaks," ujarnya.

Aldi juga membantah tudingan bahwa dirinya memiliki hubungan keluarga dengan Lurah Kedungwuni Timur.

"Satu lagi, berita yang beredar menuding saya sebagai keponakan ataupun keluarga Pak Lurah itu tidak benar sedikitpun," tegasnya.

Dengan adanya klarifikasi dari pihak lurah dan pemenang, keduanya membantah tudingan bahwa pengundian hadiah utama Capgawen Cup Kedungwuni 2026 telah direkayasa.

Sebelumnya diberitakan Video pengundian doorprize utama dalam tarkam, Turnamen Sepak Bola Cap Gawen Cup 2026 viral di media sosial. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (4/9).

Dalam video tersebut, pengundian hadiah utama berupa satu unit Honda PCX 160 cc menuai sorotan netizen karena diduga tidak dilakukan secara acak.

Video berdurasi sekitar 1 menit 12 detik itu diunggah akun Instagram @psnewsid. Dalam rekaman terlihat seorang pria yang disebut sebagai Pak Lurah (Lurah Kedungwuni Timur) mengambil kupon dari sebuah wadah transparan.

Netizen menyoroti gerakan tangan dalam proses pengambilan kupon tersebut. Dalam video, muncul dugaan seolah kupon yang diambil telah disiapkan sebelumnya.

Selain itu, beredar narasi yang menyebut pemenang doorprize memiliki hubungan kerabat dengan Pak Lurah. Dugaan tersebut kemudian memunculkan tudingan bahwa pengundian telah diatur atau setingan.



(apl/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads