Kebakaran TPA Putri Cempo Tak Kunjung Padam Meski 6 Hari Berlalu

Tara Wahyu NV - detikJateng
Senin, 07 Sep 2026 11:45 WIB
Kondisi kebakaran di TPA Putri Cempo Solo pada hari keenam, Senin (7/9/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

BPBD Kota Solo masih melakukan upaya pemadaman api di Blok B Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Memasuki hari keenam kebakaran sampah tersebut, tim gabungan masih dihadapkan pada tantangan menembus Blok B yang sejauh ini belum bisa dijangkau.

Pantauan detikJateng di lokasi pukul 10.00 WIB, sejumlah petugas masih melakukan penyiraman di Blok C. Kepulan asap juga masih terlihat di Blok D dan B. Ada 76 petugas gabungan dan 11 armada yang dikerahkan dalam proses pemadaman di hari keenam ini.

Kepala Pelaksana BPBD Solo, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan saat ini petugas fokus melakukan penyisiran di Blok D untuk membuka jalan menuju Blok B. Pasalnya, sisi lereng timur Blok B merupakan area terisolasi tanpa akses jalan untuk alat berat atau armada pemadam.

"Kalau melihat dari peta, progresnya sekitar 50 persen. Blok B itu yang paling sulit karena tidak bisa kita akses sama sekali dari sisi timur. Jadi, satu-satunya cara kita buka jalan lewat Blok D, pelan-pelan kita susuri dan injeksi dengan alat berat," kata Ari saat ditemui di TPA Putri Cempo, Senin (7/9/2026).

Ari menjelaskan, berdasarkan pantauan drone thermal semalam tadi, titik api masih terdeteksi di beberapa titik di Blok D dan B.

Dia mengatakan, proses pembukaan jalur menuju Blok B tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebelum ekskavator bergerak lebih dalam, harus dipastikan pijakan di Blok D cukup aman dan sudah melalui proses pembasahan.

"Semalam pakai drone termal kan masih ada beberapa titik, jadi harus pembasahan pelan-pelan. Kemarin sudah mulai kita buka satu jalur menggunakan alat berat. Sesuai hasil rapat, nanti akan ada bantuan tambahan alat berat dari teman-teman DPU untuk membantu evakuasi dan pembukaan jalur baru ke arah barat," jelasnya.

Ari menyebut proses pemadaman di Blok C sudah ada perkembangan signifikan. Gumpalan asap yang sebelumnya pekat kini mulai berkurang drastis. Meski demikian, proses injeksi air ke dalam gunungan sampah terus dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam hingga ke dasar.

"Blok C alhamdulillah sudah signifikan hasilnya, asap sudah berkurang. Tapi tetap kita injek terus, kita masukkan air sampai benar-benar tidak ada titik api lagi. Hari ini kita juga sangat terbantu dengan bantuan mobil tangki dari SHA," kata Ari.

Sebelumnya, dampak kebakaran ini sempat menyentuh infrastruktur kelistrikan. Ari menyebut pihak PLN hari ini dijadwalkan mulai mengalirkan kembali arus listrik setelah melakukan penggantian isolator yang terbakar pada hari sebelumnya.

"Rencana dari PLN hari ini sudah akan mengaliri aliran, karena kemarin sudah penggantian isolator yang di atas kemarin yang terbakar itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran di TPA Putri Cempo terjadi pada Rabu (2/9/2026) pekan lalu.

Lurah Mojosongo, Katarina Kartika, mengatakan awalnya dia mendapat laporan dari Ketua RW 30 dan 39 bahwa terjadi kebakaran di TPA Putri Cempo. Katarina saat itu mendapat kabar sekira pukul 18.00 WIB.

"Tadi kejadian sekitar jam 6 (petang) saya ditelepon sama Pak RW 30, katanya Putri Cempo kebakaran," kata Katarina, Rabu (2/9).



Simak Video "Video: Kebakaran Tak Kunjung Padam di Putri Cempo"

(dil/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork