Kebakaran melanda sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) Jatisari, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Tiga lapak di antaranya ludes terbakar.
Pantauan detikJateng di PKL Jatisari pukul 17.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan. Sekitar tiga lapak tampak terbakar seluruhnya. Sementara beberapa lapak terbakar sebagian. Buah-buahan yang terbakar terlihat berceceran di tepi jalan.
Beberapa pedagang tampak menggotong barang yang bisa diselamatkan dari lapaknya. Sebagian pedagang lain sudah mengungsi ke lapak lain di seberang PKL Jatisari.
Salah satu saksi mata, Suwarso (57), mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Suwarso yang berjualan nasi rames saat itu sedang berada di dalam lapak.
"Saya sedang di belakang. Terus ada yang jualan buah teriak 'Pak, Pak, ada kebakaran'. Terus saya lari ke ke depan, sudah besar sekali apinya. Terus saya lari teriak tolong-tolong," kata Suwarso kepada detikJateng di lokasi, Minggu (6/9/2026).
Ia pun langsung menyelamatkan barang-barang seperti makanan dan etalase.
"Tempat saya sampingnya persis tempat logistik yang kebakar, alhamdulillah aman. Barang-barangnya sudah diselamatkan juga sama teman-teman yang nolong," ucapnya.
Ia menyebut, saat kebakaran terjadi, beberapa lapak dalam kondisi tutup. Para pemiliknya menutup lapak lantaran libur, sehingga sejumlah lapak itu tak bisa diselamatkan.
"Nggak ada orang, pada pulang, kalau Minggu kan libur. Tadi sempat pintunya nggak bisa kebuka, kekunci semua rolling door, mau didobrak nggak bisa," ucapnya.
"Yang terbakar kiosnya setahu saya (kios) buah, nasi goreng, baut, paket, lamongan. Yang terbakar 100 persen tiga lapak," lanjutnya.
Saat dimintai konfirmasi, Wakil Komandan Peleton Damkar Kota Semarang, Muhammad Husein Yunanta mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.37 WIB. Saat petugas tiba, api sudah cukup besar.
"Kurang lebih kisaran sampai saat ini masih 10 lapak," kata Nanta kepada detikJateng.
Nanta mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.
"Untuk awal mula kami belum tahu pastinya ya karena belum diidentifikasi. Karena kami datang api sudah besar tadi," jelasnya.
Ia menyebut, tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Enam unit berasal dari Damkar Kota Semarang dan satu unit bantuan dari Kabupaten Kendal.
"Kendala banyak ya, mulai dari arus jalan yang sangat padat, mengingat ini juga hari Minggu. Kemudian juga sumber air tadi sempat terkendala," ungkapnya.
Meski demikian, petugas berhasil memadamkan api setelah sekitar satu jam. Petugas Damkar Kota Semarang sudah meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.45 WIB.
"Kurang lebih api kita kendalikan kisaran satu jam," katanya.
Simak Video "Menikmati Kuliner Lezat Setelah Berbelanja Oleh-Oleh di Semarang"
(dil/dil)