Pedagang di Pasar Modern BSB, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, menyebut tempat alat pemadam api ringan (APAR) terkunci saat kebakaran mulai terjadi. Akibatnya, api yang semula masih kecil tak bisa dipadamkan hingga melalap sejumlah kios.
Pantauan detikJateng di Pasar Modern BSB, APAR di beberapa sudut pasar masih utuh di dalam tempatnya. Tempat APAR memang terkunci dan tak bisa langsung dibuka.
Salah satu saksi sekaligus pedagang di warung makan, Sri Utami (55), mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Warga sempat berupaya mengambil APAR, tapi mengalami kesulitan karena tempat penyimpanannya terkunci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pasar Modern BSB Semarang Terbakar Siang Ini |
"Orang yang di dalam lari cari bantuan, mau ambil APAR itu dikunci, jadi kesusahan," kata Sri kepada detikJateng di pasar, Minggu (26/7/2026).
Sri yang lapaknya berada di samping warung Soto Eco sumber kebakaran itu mengatakan, kebakaran terjadi saat kondisi pasar sedang ramai karena ada kegiatan lomba mewarnai anak.
"Waktu itu banyak orang. Anak-anak habis lomba mewarnai, ada event di sini," katanya.
Sri menyebut dari informasi yang diterimanya, api diduga muncul saat penjual di warung soto mengganti tabung gas. Namun gas itu diduga bocor sehingga terjadi kebakaran.
"Saya dengar dari yang kerja di Soto Eco, katanya lagi masang gas. Terus disamber api, jadi kebakaran," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan pedagang sembako, Gito (61). Ia mengaku sempat berlari saat mendengar teriakan kebakaran. Menurutnya, saat itu api sebenarnya belum membesar.
"Waktu saya datang apinya masih kecil. Tapi yang disayangkan tempat APAR itu dikunci semua," kata Gito.
Karena tak bisa langsung menggunakan APAR, warga akhirnya berusaha membuka tempat penyimpanan dengan cara memukul menggunakan siku tangan.
"Akhirnya kita pukul pakai tangan. Ada yang isinya separuh, ada yang penuh, tapi sudah terlambat," ujarnya.
Kini barang dagangan Gito pun ikut terbakar semuanya. Ia memperkirakan, kerugian di kiosnya mencapai puluhan juta rupiah karena stok telur, ikan, kerupuk, dan barang dagangan ludes terbakar.
"Kalau saya habis belanja juga. Ya sekitar puluhan juta lah (kerugiannya). Tapi yang penting kita masih selamat," ujar Gito.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda Pasar Modern BSB, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB.
"Tadi menurut informasi dari pengelola di sini, (sumber api) dari tabung gas. Jadi ibunya itu mau masang gas itu bocor, tapi masih ada kompor yang menyala," kata Tantri di pasar, Minggu (26/7).
"Akhirnya api itu nyambar ke gas yang bocor tadi. Kemudian timbullah api yang cukup besar, termasuk juga anginnya di sini kan juga kencang sekali terus merembet karena saya melihat di atasnya ada peredam," lanjutnya.
Baca juga: Gudang Rosok di Drono Klaten Ludes Terbakar |
