20 KA Daop 6 Sempat Berhenti Luar Biasa akibat Gempa Cilacap

20 KA Daop 6 Sempat Berhenti Luar Biasa akibat Gempa Cilacap

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Jumat, 04 Sep 2026 16:50 WIB
Pemeriksaan jalur kereta api
Pemeriksaan jalur kereta api. Foto: Dok Humas KAI
Klaten -

KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan semua perjalanan KA dalam keadaan selamat dan aman pasca terjadi gempa yang juga dirasakan di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta, Jum'at (4/9). 20 kereta api (KA) disebut sempat berhenti luar biasa.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, menjelaskan setelah gempa tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana dan sarana secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya serta kondisi rangkaian KA. Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.

"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga. Pada pukul 12.34 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman dan seluruh KA yang BLB dapat melanjutkan perjalanannya," ujar Feni dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (4/9/2026) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KAI Daop 6 Yogyakarta, lanjut Feni, menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

"Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api. Untuk informasi mengenai pelayanan KA dapat menghubungi contact center KAI121 di 021-121 atau social media @kai121," jelas Feni.

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi dengan kekuatan (magnitudo) 5,4 mengguncang Cilacap. Pusat gempa dilaporkan pada kedalaman yang dangkal.
Berdasarkan unggahan dari akun X Stasiun Geofisika Kelas 1 Sleman, @bmkgjogja, gempa disebut terjadi pada Jumat (4/9/2206) pukul 12.04 WIB.

Gempa berada pada koordinat 8.42 Lintang Selatan dan 109.02 Bujur Timur, atau lokasi tepatnya 77 kilometer di sebelah tenggara Cilacap. Episenter (pusat) gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Berikut KA yang BLB untuk prosedur pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa di Daop 6:

1. PLB 170B Malioboro Ekspress Purwokerto-Malang (23 menit)
2. KA 704 Commuter Yogyakarta-Palur (34 menit)
3. KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Gubeng (30 menit)
4. KA 2602 Mawalo Tanker Rewulu-Madiun (33 menit)
5. KA 154 Ranggajati Cirebon-Surabaya Gubeng (28 menit)
6. KA 724 Commuter Yogyakarta-Palur (32 menit)
7. Plb 74B Fajar Utama Pasar Senen-Solo Balapan (27 menit)
8. KA 540 Bandara Yogyakarta Internasional Airport-Yogyakarta (12 menit)
9. KA 2704 Bramnambo Service Kampung Bandan-Solo Balapan (17 menit)
10. Plb 578A Bias Adi Soemarmo-Madiun (30 menit)
11. Plb 573B Bias Caruban-Adi Soemarmo (15 menit)
12. KA 5 Argo Semeru Surabaya Gubeng-Gambir (32 menit)
13. KA 235F Sancaka Utara Solo Balapan-Cilacap (34 menit)
14. Plb 9a Argo wilis Surabaya Gubeng-Bandung (38 menit)
15. KA 503 Commuter Prameks Yogyakarta-Kutoarjo (31 menit)
16. KA 69 malabar Malang-Bandung (36 menit)
17. KA 2603 Mawalo Tanker Madiun-Rewulu (18 menit)
18. KA 515 Batara Kresna Wongiri-Purwosari (22 menit)
19. KA 565 Yogyakarta Internasional Airport-Yogyakarta (24 menit)
20. KA 527 Yogyakarta Internasional Airport-Yogyakarta (34 menit)



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads