Sudah 24 Jam, Kobaran Api TPA Putri Cempo Masih Menyala

Sudah 24 Jam, Kobaran Api TPA Putri Cempo Masih Menyala

Tara Wahyu NV - detikJateng
Kamis, 03 Sep 2026 20:12 WIB
Kobaran api di TPA Putri Cempo yang masih menyala, Kamis (3/9/2026) petang.
Kobaran api di TPA Putri Cempo yang masih menyala, Kamis (3/9/2026) petang. Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Sudah 24 jam kobaran api TPA Putri Cempo masih membara. Saat ini hampir seluruh gunungan sampah Putri Cempo dilalap si jago merah.

Dari pantauan detikJateng 18.10 WIB, gunungan sampah di blok C terlihat masih membara hingga blok D dan B. Sejumlah petugas pemadam kebakaran juga masih berjibaku memadamkan api yang merata.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Herwin Tri Nugroho mengatakan api sudah menjalar ke seluruh blok TPA Putri Cempo. Meski begitu, untuk di blok B sudah mulai dikendalikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini, Blok B, C, dan D sudah kena untuk apinya. Tapi memang di Blok B sudah bisa dikendalikan, Blok D juga sudah dikendalikan," katanya ditemui di Putri Cempo, Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

Herwin mengakui terkendala akses untuk memadamkan kobaran api di blok C.

"Tinggal Blok C ini karena akses menuju lokasi ini sulit dijangkau oleh tim pemadam," ujarnya.

Herwin mengatakan, BPBD saat ini juga masih berkoordinasi dengan BNPB untuk memadamkan api melalui jalur udara.

"Iya, tentu membutuhkan entah pesawat, entah helikopter ya. Termasuk BPBD tadi juga sudah komunikasi dengan BNPB. Pak Wali juga sudah komunikasi juga dengan Pak Kapolresta, dengan Pak Dandim, Pak Danrem, ini sedang diupayakan agar area-area yang belum bisa dijangkau oleh mobil pemadam bisa dilakukan penanganan ke depan, (water bombing?) iya," jelasnya.

73 Warga Mengungsi

Lebih lanjut, Herwin mengatakan saat ini ada sekira 73 warga yang mengungsi ke kelurahan. Mereka terdampak asap yang sampai ke pemukiman.

"Tadi laporan ada 73 warga yang mengungsi ke kelurahan," ucapnya.

Untuk daerah yang terdampak, Herwin menyebut ada di kampung Tegalrejo, Jengglong dan sisi utara TPA Putri Cempo. Pemkot Solo juga menginstruksikan armada ambulans berada di lokasi.

"Dari Kampung Tegalrejo, Jengglong, kemudian ada yang kampung di sekitar TPA di sisi utara itu masih ada satu kampung, terus kita monitor untuk apa dampak untuk masyarakat dan dari pemerintah kota sudah standby di sana, BPBD, Dinas Kesehatan standby di lokasi tersebut," pungkasnya.



(alg/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads