Rumah di Semarang Hangus Terbakar, Diduga gegara Bocah Main Korek di Kasur

Rumah di Semarang Hangus Terbakar, Diduga gegara Bocah Main Korek di Kasur

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 02 Sep 2026 12:14 WIB
Penampakan rumah terbakar di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (2/9/2026).
Penampakan rumah terbakar di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (2/9/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Rumah di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, ludes terbakar. Diduga api berasal dari seorang bocah yang bermain korek di kasur.

Pantauan detikJateng di lokasi pada pukul 11.27 WIB, tampak empat armada Damkar diterjunkan. Sejumlah petugas pemadam melakukan pendinginan karena api telah padam.

Tampak banyak warga yang menonton proses pendinginan itu. Kondisi rumah terlihat porak-poranda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa ruangan hangus terbakar. Api juga melalap banyak barang.

ADVERTISEMENT

Anak korban, Andika (17), menyebut kemungkinan api berasal dari korek api. Sebab adiknya tengah bermain korek di kasur di kamar. Disebutkan, kebakaran terjadi pada pukul 10.45 WIB.

"Adik saya bermain korek di kasur. Saat itu saya ada di kamar sedang kerja," kata Andika saat ditemui detikJateng di lokasi, Rabu (2/9/2026).

Penampakan rumah terbakar di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (2/9/2026).Penampakan rumah terbakar di Jalan Argorejo X, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (2/9/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng

Dirinya menyadari adanya kebakaran lantaran mendengar teriakan dari luar. Saat keluar kamar, Andika menyadari api sudah membesar.

"Saya keluar kamar api sudah besar," ungkapnya.

Warga pun berbondong-bondong membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Tidak lama, Damkar datang.

Andika menyebut hampir seluruh rumahnya terdampak. Adapun kondisi ibunya masih syok.

"Damkar datang melakukan pemadaman. Kasur sama ruang tamu. Ibuk masih syok," terangnya.

"Yang kena kamar tiga, gudang dua. Gudang isinya barang bekas sama sparepart," sebutnya.

Sementara itu, Wadanton 3 Damkar Kota Semarang, Agoes Setiawan, menyebut ada empat unit armada yang diterjunkan bersama dengan 20 personel.

Dia mengatakan, tidak ada kesulitan dalam memadamkan api. Kebakaran berhasil diatasi dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

"Pemadaman tidak ada hambatan dan kesulitan. Tidak sampai satu jam," kata Agoes di lokasi.

Agoes menyebut taksiran kerugian mencapai Rp 100 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

"Satu unit rumah kerugian kurang lebih Rp 100 juta," pungkasnya.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads