Satu unit truk crane menyeruduk sejumlah pemotor yang sedang berhenti di lampu merah Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo.
Warga di sekitar lokasi kejadian, Cakra, menyebut kecelakaan itu terjadi sekira pukul 07.30 WIB tadi. Dia mengatakan, truk itu melaju dari utara atau ring road menuju ke selatan atau bundaran Kelurahan Mojosongo.
"Truk dari utara, ini jalannya agak menurun, dan menabrak sejumlah motor. Kalau sepuluhan (motor yang ditabrak) juga ada. Tadi bilangnya rem blong," kata Cakra kepada awak media, Rabu (2/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nggak salah ada 7 motor yang dimintai STNK (oleh pihak kepolisian). Sebagian motor sudah pergi," imbuhnya.
Pantauan detikJateng, satu motor jenis bebek masih terlindas truk crane itu. Sejumlah warga masih berusaha mengevakuasi motor tersebut. Sementara itu ada tiga motor yang dinaikkan ke mobil Satlantas Polresta Solo.
Cakra menyebut truk crane itu menabrak motor dari depan bengkel Cakra dan akhirnya berhenti di depan rumah warga. Nampak serpihan bodi motor berserakan di sekitar TKP.
"Jaraknya mungkin 20-30 meter (dari titik awal kecelakaan hingga truk berhenti). Saya tidak mendengar suara klakson, langsung brak (suara truk menabrak motor)," ucapnya.
Menurut warga lainnya, Willy, kecelakaan itu terjadi saat arus lalu lintas cukup ramai karena bertepatan dengan jam kerja dan sekolah. Truk itu menabrak motor yang sedang antri di lampu merah Mojosongo.
"Semua (motor) mau maju diseruduk dari belakang (oleh truk)," ucap Willy.
Mendengar suara kecelakaan itu, Willy langsung keluar rumah. Dia mendapati sejumlah motor yang sudah berserakan dihantam truk.
"Saya keluar, motornya sudah tumpang tindih," ucapnya.
"Motornya 6, yang parah 4. Yang 2 cuma lecet-lecet, nggak minta ganti rugi, langsung pulang. Korbannya 8 yang masuk rumah sakit," imbuhnya.
Willy mengatakan, ada pemotor laki-laki yang mengalami luka parah. Korban saat itu sedang mengantar dua cucunya menuju sekolah.
"Ada satu motor yang boncengin cucunya dua. Bapaknya itu parah, patah kaki sama telinganya pendarahan, dibawa ke RS. Kalau cucunya nggak papa, cuma lecet-lecet," jelasnya.
Hingga saat ini truk tersebut belum dievakuasi. Meski demikian Jalan Brigjen Katamso tidak dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Tampak sejumlah warga mengatur arus lalu lintas.
"Korbannya berapa saya tidak tahu. Tapi ada yang dibawa ke rumah sakit," ujarnya.
Saat dihubungi, Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani membenarkan ada kecelakaan tersebut.
"Benar ada kejadian itu, antara truk crane dan beberapa kendaraan. Nanti saya update, saat ini masih ditangani. Petugas masih di lokasi," kata Lingga.
