Pihak SPBU Minta Maaf Usai Digeruduk Buntut Ambulans Ditolak Isi Pertalite

Pihak SPBU Minta Maaf Usai Digeruduk Buntut Ambulans Ditolak Isi Pertalite

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Selasa, 01 Sep 2026 15:48 WIB
Ilustrasi Pengisian Bensin di SPBU Pertamina
Ilustrasi SPBU (Foto: Pertamina)
Sukoharjo -

Pihak SPBU di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menyampaikan permohonan maaf usai tak melayani ambulans yang hendak mengisi Pertalite. Gegara itu, SPBU di Kadilangu ini sempat digeruduk rombongan ambulans.

"Saya mohon maaf untuk pelayanan, mungkin operator kurang (paham). Untuk kedepan insyaallah, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, karena ambulan kan untuk kebutuhan kita bersama, untuk kemanusiaan juga. Sudah diatur juga jika ambulan, mobil sampah, mobil pemadam kebakaran kalau urgent sekali tetap kita bantu," terang Pengawas SPBU Kadilangu, Udin, saat dihubungi detikJateng, Selasa (1/9/2026).

Permintaan maaf ini sudah diunggah di sejumlah akun Instagram, termasuk @infocegatansukoharjo. Udin mengatakan ada miskomunikasi antara petugas SPBU dengan sopir ambulans yang hendak mengisi bensin. Akibat kejadian itu, SPBU sempat didatangi sejumlah relawan ambulans untuk memintai klarifikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Teman-teman dari ambulans mau konfirmasi, kenapa tidak dilayani. Saya sudah laporan ke Pertamina, kemarin sudah clear juga, saya sudah bertemu perwakilan dari ambulans," kata Udin.

ADVERTISEMENT

Dalam diskusi dengan relawan ambulans yang datang, ada sejumlah hal yang disepakati. Di antaranya soal pelayanan terhadap mobil ambulans.

"Sudah selesai. Kita (sepakati) pelayanan, kalau ada perbedaan selama pelat dan barcodenya sama untuk dilayani. Karena untuk ambulans kan ada perlakuan khusus," ucapnya.

"Kalau ada ambulans yang tidak memiliki barcode, akan kita bantu dengan mengisi yang nonsubsidi. Dengan konsekuensi harga yang sama, kekurangan kita ajukan ke Pertamina," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, video sejumlah ambulans yang mendatangi salah satu SPBU di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo viral di media sosial (medsos). Ambulans itu disebut ramai-ramai mendatangi SPBU itu gegara tak bisa mengisi Pertalite.

Dalam unggahan akun Instagram @wonogirikita, disebutkan aksi itu berawal dari sebuah ambulans tidak bisa mengisi Pertalite. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 11.50 WIB.

"Sejumlah unit ambulans mendatangi SPBU Kadilangu, Sukoharjo, pada Senin (31/8/2026). Kedatangan sejumlah ambulans tersebut berkaitan dengan persoalan pelayanan pengisian BBM jenis Pertalite. Hal itu karena salah satu ambulans disebut hendak mengisi Pertalite di SPBU tersebut. Namun, kendaraan itu dikabarkan tidak dilayani karena tampilan atau branding pada ambulans telah mengalami perubahan," tulis dalam caption video tersebut di akun Instagram @wonogirikita, dikutip Selasa (1/9).



(ams/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads