Sopir truk yang terlibat kecelakaan dengan KA Malabar di Klaten mengungkap alasan memilih meninggalkan TKP saat kecelakaan terjadi. Ia mengaku pergi karena mumet.
Hal itu ia sampaikan di sela pemeriksaan di Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Senin (31/8/2026). Sopir bernama Donny Sidik N (33) itu mengaku dirinya sempat beristirahat di pos penjaga karena pusing.
Ia lantas memilih meninggalkan TKP. Donny juga mengaku sudah melapor ke petugas dan meninggalkan KTP miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mumet (pusing) saya pamit dengan penjaga, saya tinggalkan KTP dan SIM lalu pulang naik truk dengan teman yang lewat. Saat melintas itu sendirian tapi yang belakang nyusul tapi pintu palang sudah nutup, tidak bisa nolong," kata Donny.
Warga Pasekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri itu mengungkap salah satu salah satu yang membuatnya pusing adalah karena truk yang hancur ditabrak kereta itu belum lunas.
"Saya pulang sudah banyak orang, anak istri menangis. Ya sama-sama musibah, mobil masih angsuran juga," imbuhnya.
Mati Mesin di Perlintasan
Diketahui peristiwa terjadi di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten pada Kamis (27/8) sekitar pukul 01.15 WIB. Truk milik Donny yang melintas lokasi setelah mengambil pasir tiba-tiba mogok di perlintasan.
"Pas saya lewat tinggal rel terakhir tiba-tiba mesin mati. Palang pintu belum menutup, masih selang sekitar empat menitan," tutur Donny.
"Distarter sudah tidak bisa. Padahal akinya juga baru satu bulan, servis mesin dan sebagainya," terang Donny.
Ia dan kernet juga sempat keluar untuk mendorong truk tetapi tidak bisa. Penjaga palang perlintasan lalu datang.
"Penjaganya keluar tanya 'ngopo mas ?'. Setelah itu dia masuk (ke penjagaan) dan palang pintu diturunkan, penjaganya lari ke arah datangnya kereta mungkin kasih aba- aba cuman masinis kayaknya tidak tahu," papar Donny.
Sebelumnya diberitakan, truk nomor polisi AD 9624 FG hancur usai tertabrak KA Malabar. Posisi truk terlempar sekitar 50 meter dari perlintasan KA yang berpenjaga. Muatan pasir sebagian masih di sekitar perlintasan dan tidak kendaraan lain yang terlibat.
"Sopirnya kabur karena trauma. Tapi nanti kita cari, kita mintai keterangan," kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten Iptu Ryan Dwi Prabowo kepada awak media di lokasi, Kamis (27/8) siang.
