Momen Horor Truk Mogok di Perlintasan Berujung Tertabrak KA Malabar

Round-Up

Momen Horor Truk Mogok di Perlintasan Berujung Tertabrak KA Malabar

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 28 Agu 2026 05:00 WIB
Proses evakuasi truk pasir yang hancur usai tertabrak KA Malabar di Sumyang, Jogonalan, Klaten, Kamis (27/8/2026) pagi.
Proses evakuasi truk pasir yang hancur usai tertabrak KA Malabar di Sumyang, Jogonalan, Klaten, Kamis (27/8/2026) pagi. Foto: Dok.detikJateng
Klaten -

Truk muatan pasir terlibat kecelakaan dengan kereta api Malabar di perlintasan kereta api sebidang berpalang di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten dini hari tadi. Akibat kejadian itu, truk bernomor polisi AD 9624 FG mengalami kerusakan parah.

Dari pantauan detikJateng di lokasi, truk terlihat hancur. Bak truk sudah tidak berbentuk, roda lepas dan tinggal bagian kemudi yang ringsek. Posisi truk terlempar sekitar 50 meter dari perlintasan KA yang berpenjaga. Muatan pasir sebagian masih di sekitar perlintasan dan tidak ada kendaraan lain yang terlibat.

Kecelakaan tersebut juga membuat sejumlah jadwal perjalanan kereta menjadi terganggu. Salah seorang saksi, Sugianto (40) warga Desa Sumyang, menuturkan benturan suara tabrakan terdengar cukup keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya sekitar pukul 01.15 WIB. Suaranya benturan keras terdengar dari desa," tutur Sugianto (40) kepada detikJateng di lokasi, Kamis (27/8/2026) pagi.

Sugi menambahkan, truk muatan pasir melaju dari arah Gondang (utara) ke selatan. Kemudian truk berhenti di tengah perlintasan kereta api sehingga tertabrak kereta api dari arah barat.

ADVERTISEMENT

Mendengar ada benturan, lanjut Sugi, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Warga membantu membersihkan perlintasan dari pasir.

"Tadi bantu bersihkan pasir dengan alat seadanya agar kereta lain bisa lewat. Tidak ada korban, sopir dan kernet selamat, " katanya.

Truk Mogok di Perlintasan

Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Iptu Ryan Dwi Prabowo, menjelaskan kejadian sekitar pukul 01.25 WIB. Saat itu, dump truk melaju dari arah Gondang.

"KBM dump truk pasir dari arah Gondang (utara) ke Ngering. Saat melintas masuk rel truk mogok," jelas Ryan di lokasi kepada awak media, Kamis (27/8/2026) siang.

Setelah mogok, kata Ryan, palang perlintasan kereta api turun menutup. Karena waktu sudah sempit, sopir kemudian keluar.

"Saat sopir keluar, melintas KA Malabar dari arah Jogja ke arah Solo maka terjadilah laka lantas. Untuk sopir selamat," ungkap Ryan.

Menurut Ryan, akibat tabrakan lokomotif dan bantalan rel juga mengalami kerusakan. Lokomotif sempat anjlok sekitar 800 meter.

"Sempat anjlok sekitar 800 meter dan bantalan rel rusak. Truk muatan pasir," terang Ryan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama jika malam hari melintas perlintasan kereta api. Untuk kendaraan, truk-truk muatan tetap cek kondisi kesehatan kendaraannya, " pungkas Ryan.

Sopir Kabur

Ryan menyampaikan, sopir truk kabur karena mengalami trauma. Meski begitu, sopir truk akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Sopirnya kabur karena trauma. Tapi nanti kita cari, kita mintai keterangan," kata Ryan.

Dijelaskan Ryan, identitas sopir sudah diketahui inisial DS, warga Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri. Kemungkinan besok diminta keterangan.

"Dipanggil penyidik mungkin besok karena hari ini pada lepas dinas, setelah penanganan di lokasi," jelas Ryan.

Penjelasan Daop 6 jogja

Manager Humas Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta memohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang dampak tertemper truk di JPL 295 Klaten, pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 01.25 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Tidak ada korban jiwa, petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan evakuasi Lokomotif KA (68) Malabar yang tertemper truk tersebut. Evakuasi lokomotif dan normalisasi perjalanan KA terus dilakukan," jelas Feni dalam keterangan tertulis kepada detikJateng.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena kondisi ini. Tim PT KAI bergerak cepat melakukan penanganan rangkaian KA. Service Recovery pertama dan kedua telah diberikan kepada penumpang yang terdampak sesuai prosedur yang berlaku," jelas Feni.

Feni menambahkan, sebagai bentuk tanggung jawab, KAI telah menyediakan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku meliputi: pemberian minuman, dan makanan ringan, tergantung durasi keterlambatan. KAI mengucapkan terima kasih atas kesabaran pelanggan selama penanganan gangguan ini.

"KAI juga terus mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kedisiplinan, serta wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi pelintasan sebidang," lanjutnya.

Pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan, sebut Feni, diimbau untuk terus memantau perkembangan terkini melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi: kai.id, atau dengan menghubungi Contact Center 121.

"Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan dan pelayanan KA, masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121," pungkas Feni.

Halaman 2 dari 2
(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads