Pecinta Reptil Jatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di Curug Lawe Ungaran

Pecinta Reptil Jatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di Curug Lawe Ungaran

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 29 Agu 2026 08:58 WIB
Tim SAR melakukan evakuasi pemuda jatuh ke jurang Curug Lawe, Ungaran, Semarang, Sabtu (29/8/2026) dini hari.
Tim SAR melakukan evakuasi pemuda jatuh ke jurang Curug Lawe, Ungaran, Semarang, Sabtu (29/8/2026) dini hari. Foto: dok Basarnas Semarang
Semarang -

Seorang pemuda asal Gondokusuman, Yogyakarta bernama Galih Rizky (20), terjatuh ke jurang di area air terjun atau Curug Lawe Benowo, Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengatakan peristiwa ini terjadi pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 22.15 WIB. Kejadian bermula saat korban berada di area Curug Lawe bersama beberapa orang lain.

"Survivor beserta tiga rekannya sedang melakukan herping (kegiatan mencari, mengamati, atau mendokumentasikan reptil serta amfibi di habitat aslinya)," kata Budiono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budiono menjelaskan empat orang satu rombongan itu merupakan pecinta hewan reptil dan amfibi. Mereka berada di sekitar lokasi untuk melakukan penelitian terhadap kehidupan hewan reptil beserta amfibi yang memang bersifat aktif di malam hari atau nocturnal.

ADVERTISEMENT

"Saat menyusuri jalur setapak di hutan area curug Lawe, survivor berusaha menerangi, menyapu area pengamatan mereka menggunakan senter sembari berjalan dengan posisi badan menghadap ke depan dan ke belakang," ujar Budiono.

Nahas saat korban berjalan mundur, ia tidak menyadari ada jurang di depan rombongan. Hal ini membuat korban terperosok.

"Saat posisi badan menghadap ke belakang atau berjalan mundur itulah survivor tidak menyadari bahwa ada jurang di depannya sehingga survivor terperosok dan jatuh ke jurang," ungkap Budiono.

Budiono menuturkan seseorang dari rombongan itu langsung menelepon Basarnas begitu korban terjatuh. Pihaknya pun langsung menerjunkan satu tim evakuasi.

"Jadi kami menerima telepon langsung dari rekan survivor bahwa salah satu dari mereka jatuh ke jurang saat melakukan herping. Kami kirimkan satu tim lengkap dengan perlengkapan pertolongan di ketinggian untuk melakukan evakuasi," terang Budiono.

Evakuasi langsung dilakukan begitu tim SAR gabungan tiba di lokasi. Dengan pencahayaan terbatas, korban diangkat dari kedalaman 40 meter.

"Tim SAR dengan penerangan yang terbatas harus berjibaku dengan waktu untuk mengevakuasi pemuda asal Gondokusuman Yogyakarta itu dari dasar jurang yang berkedalaman sekitar 40 meter tersebut," ungkap Budiono.

Budiono menyampaikan proses evakuasi berlangsung sekitar 2,5 jam. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan high angle rescue technique (HART) atau teknik pertolongan di ketinggian.

"Pemeriksaan awal survivor mengalami cedera di kepala, lengan kanan dan juga cedera di tungkai kanan. Selanjutnya dibawa ke RSUD Ungaran," jelas Budiono.



(ahr/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads