Detik-detik Tabrakan KA Malabar Vs Truk Pasir Mogok di Sumyang Klaten

Detik-detik Tabrakan KA Malabar Vs Truk Pasir Mogok di Sumyang Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Kamis, 27 Agu 2026 11:44 WIB
Bangkai truk pasir usai tertabrak KA Malabar di perlintasan sebidang Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Kamis (27/8/2026).
Bangkai truk pasir usai tertabrak KA Malabar di perlintasan sebidang Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Kamis (27/8/2026). Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Kereta Api (KA) Malabar bertabrakan dengan truk pasir yang mogok di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten. Truk dan lokomotif sama-sama rusak, tetapi 168 penumpang selamat.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Iptu Ryan Dwi Prabowo yang berada di lokasi memimpin evakuasi, menjelaskan kejadian sekitar pukul 01.25 WIB. Saat itu, dump truk melaju dari arah Gondang.

"KBM dump truk pasir dari arah Gondang (utara) ke Ngering. Saat melintas masuk rel truk mogok," jelas Ryan di lokasi kepada awak media, Kamis (27/8/2026) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mogok, kata Ryan, palang perlintasan kereta api turun menutup. Karena waktu sudah sempit, sopir kemudian keluar.

"Saat sopir keluar, melintas KA Malabar dari arah Yogyakarta ke arah Solo maka terjadilah laka lantas. Untuk sopir selamat," ungkap Ryan.

ADVERTISEMENT

Menurut Ryan, akibat tabrakan lokomotif dan bantalan rel juga mengalami kerusakan. Lokomotif sempat anjlok sekitar 800 meter.

"Sempat anjlok sekitar 800 meter dan bantalan rel rusak. Truk muatan pasir," terang Ryan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama jika malam hari melintas perlintasan kereta api. Untuk kendaraan, truk-truk muatan tetap cek kondisi kesehatan kendaraannya, " pungkas Ryan.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan kereta api sebidang berpalang di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten dini hari tadi. Truk nomor polisi AD 9624 FG tertabrak KA Malabar.

Kondisi truk dari pantauan detikJateng di lokasi hancur. Bak truk sudah tidak berbentuk, roda lepas dan tinggal bagian kemudi yang ringsek.

Posisi truk terlempar sekitar 50 meter dari perlintasan KA yang berpenjaga. Muatan pasir sebagian masih di sekitar perlintasan dan tidak kendaraan lain yang terlibat.

"Kejadiannya sekitar pukul 0.15 WIB. Suaranya benturan keras terdengar dari desa," ungkap Sugianto (40), warga Desa Sumyang kepada detikJateng di lokasi, Kamis (27/8) pagi.

Menurut Sugi, truk muatan pasir dari arah Gondang (utara) ke selatan. Truk yang berhenti di tengah perlintasan kereta api sehingga tertabrak kereta api dari arah barat.

Mendengar ada benturan, terang Sugi, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Warga membantu membersihkan perlintasan dari pasir.

"Tadi bantu bersihkan pasir dengan alat seadanya agar kereta lain bisa lewat. Tidak ada korban, sopir dan kernet selamat, " katanya.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads