Sepasang suami istri di Mojosongo, Boyolali terpeleset terjun ke jurang sedalam sekitar 40 meter di belakang rumahnya. Peristiwa itu terjadi saat sang istri membuang sampah.
"Damkar malam ini tadi melaksanakan evakuasi suami istri yang kecebur jurang di Karangnongko, Mojosongo, Boyolali," kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, dikonfirmasi detikJateng melalui telepon selulernya Selasa (25/8/2026).
Dikemukakan Supriyono, peristiwa tersebut dialami suami istri, Nasti Rahayu (25th) dan Taufik (30), warga Desa Karangnongko. Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB sore tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kronologi kejadiannya, jelas dia, bermula saat Nasti Rahayu sekitar pukul 17.00 WIB, membuang sampah di pekarangannya sendiri di belakang rumah, yang mepet dengan jurang. Diduga, Nasti terpeleset dan jatuh terperosok ke jurang.
Suaminya, Taufik yang mengetahui kejadian itu langsung berlari hendak menjangkau tangan istrinya. Namun malah ikut terperosok dan jatuh ke jurang.
Nasti langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan itu langsung berlari ke sumber suara. Ternyata, Nasti dan Taufik, tercebur jurang.
Kabar kejadian itu langsung menyebar. Warga pun langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Para warga turun ke jurang itu untuk menolong kedua korban.
Warga bergotong-royong mengevakuasi Nasti yang masih bisa berjalan. Warga juga menghubungi Damkar Boyolali untuk minta bantuan evakuasi. Khususnya untuk suaminya, Taufik. Sekitar pukul 18.15 WIB, Taufik berhasil di evakuasi dari dasar jurang tersebut oleh warga bersama Damkar. Taufik dibawa naik dari dasar jurang dengan cara ditandu.
"Untuk ibu Nasti Rahayu mengalami syok, nyeri dada dan luka-luka. Untuk Taufik, mengalami patah tulang tangan kiri," terangnya.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
