Tragis Pasutri Tewas di Tol Batang Saat Antar Jenazah Anak

Terpopuler Sepekan

Tragis Pasutri Tewas di Tol Batang Saat Antar Jenazah Anak

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 22 Agu 2026 12:13 WIB
Penampakan ambulans yang terlibat kecelakaan maut dan menewaskan 3 orang di Tol Batang, Rabu (19/8/2026).
Penampakan ambulans yang terlibat kecelakaan maut dan menewaskan 3 orang di Tol Batang, Rabu (19/8/2026). Foto: Saktyo Dimas R/detikJateng
Solo -

Pasangan suami istri, Mulyana (50) dan Giyati (50), tewas akibat mobil ambulans yang membawa jenazah anak mereka mengalami kecelakaan di tol Batang. Sedianya pasutri tersebut hendak mengantar jenazah anaknya, Vicky Tio Prasetyo, untuk dimakamkan di Jepara.

Kecelakaan itu terjadi di tol Batang-Semarang KM379+900 jalur A, jalur Jakarta-Semarang, Rabu (19/8) sekitar pukul 00.46 WIB. Kecelakaan itu juga menewaskan asisten sopir ambulans, Tekat Suyanto, warga Ciledug, Kota Tangerang.

Ada empat kendaraan yang terlibat laka maut itu yakni Suzuki APV ambulans bernomor polisi D 1142 AFZ, truk Hino bak besi BE 8501 PV, Toyota Innova G 1480 BK, dan Toyota Avanza B 2058 UOR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Lantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan kecelakaan itu terjadi setelah ambulans yang dikemudikan Suharto, warga Ciledug Tangerang, menabrak bodi belakang truk yang hendak disalipnya.

Akibatnya, ambulans itu oleng ke kanan dan menabrak bodi samping Toyota Innova yang merupakan mobil keluarga pengiring jenazah.

ADVERTISEMENT

"Saat menyalip truk, sopir hilang konsentrasi dan menabrak bodi belakang samping kanan truk. Ambulans ringsek di bagian bodi kiri, lalu ambulans oleng ke kanan dan menabrak bodi samping kiri Toyota Innova," ungkap Eka, Rabu (19/8/2026).

"Karena benturan keras antara truk dengan ambulans, ban cadangan truk terpental dan menimpa bagian depan samping kanan mobil pengiring jenazah," imbuhnya.
Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut tersebut. Polisi juga telah memeriksa sopir ambulans.

"Masih kami periksa sopir ambulansnya. Ini kami yang tangani kasus kecelakaannya dan beri kami waktu. Belum ada peningkatan status tersangka, masih terduga," ujar Eka saat itu.

Menurut keluarga korban, pasutri yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu sedang dalam perjalanan mengantar jenazah anaknya, Vicky Tio Prasetyo. Rombongan keluarga ini berniat mengantar jenazah anak dari kedua korban untuk dimakamkan di Jepara.

"Kami ini niatnya mau antar jenazah anak korban yang namanya Vicky Tio Prasetyo ke Jepara untuk dimakamkan. Tragisnya malah orang tuanya Vicky meninggal dalam peristiwa tragis," kata keluarga korban, Sutomo kepada detikJateng saat mengambil jenazah korban di RSI Muhammadiyah Weleri, Rabu (19/8/2026).

Sutomo menjelaskan, Mulyana dan Giyanti saat kecelakaan berada di bagian belakang mobil ambulans mendampingi jenazah anak mereka.

"Memang benar, Mulyana dan Giyati itu pasangan suami istri, saat itu keduanya duduk di bagian belakang menemani jenazah anaknya Vicky," jelasnya.

Jenazah pasutri beserta putranya itu kemudian dimakamkan di tempat berbeda. Jenazah si anak dan ibunya dimakamkan di Jepara, sedangkan jenazah sang ayah dimakamkan di Cengkareng.

"Kalau jenazah Geyati dan anaknya, Vicky, mau dibawa dan dimakamkan di Jepara. Sedangkan jenazah suaminya, Mulyana, dimakamkan di Cengkareng Jakarta," kata Sutomo.



(dil/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads