Nekat Loncat dari Halte Kejar Bus Trans Semarang, Emak-emak Terluka

Nekat Loncat dari Halte Kejar Bus Trans Semarang, Emak-emak Terluka

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Jumat, 21 Agu 2026 15:19 WIB
Lokasi penumpang terjatuh saat hendak naik BRT Trans Semarang di halte Balai Kota, Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (21/8/2026).
Lokasi penumpang terjatuh saat hendak naik BRT Trans Semarang di halte Balai Kota, Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (21/8/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Seorang penumpang BRT Trans Semarang terjatuh gegara melompat dari halte saat pintu bus sudah menutup. Peristiwa itu terjadi di halte Balai Kota, Jalan Pemuda, Kota Semarang, pagi tadi. Penumpang itu dilarikan ke rumah sakit karena kakinya terluka.

Dalam video yang beredar di media sosial, Jumat (21/8), darah korban masih terlihat di samping halte BRT. Terdapat satu unit ambulans di lokasi. Warga berkerumun di sekeliling ambulans.

Pantauan detikJateng di lokasi siang ini, darah korban telah ditutup pasir. Sementara itu aktivitas di halte tersebut berlangsung normal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu warga di lokasi, Basuki, mengatakan penumpang itu merupakan seorang ibu yang hendak transit setelah turun dari Trans Jateng. Korban kemudian lari untuk mengejar bus. Namun, pintu bus sudah terlanjur menutup. Korban diduga terpeleset sehingga terjatuh.

"Ibunya mau turun, mau transit lagi. Lalu ibunya lari mau naik bus. Busnya tertutup, terus jatuh kepeleset," kata Basuki saat ditemui di sekitar halte Balai Kota, Jumat (21/8/2026).

ADVERTISEMENT

"Katanya kelindas kakinya. Setelah itu nunggu ambulans terus dibawa ke RS," imbuh dia.

Lokasi penumpang terjatuh saat hendak naik BRT Trans Semarang di halte Balai Kota, Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (21/8/2026).Lokasi penumpang terjatuh saat hendak naik BRT Trans Semarang di halte Balai Kota, Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (21/8/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengatakan insiden itu terjadi pukul 06.10 WIB. Saat itu armada BRT baru saja menaikkan penumpang.

"Ketika armada sudah selesai menaikkan penumpang. Armada berjalan dan pintu sudah menutup pelan-pelan," kata Haris melalui pesan singkat kepada detikJateng hari ini.

Namun, korban tetiba berlari dari dalam halte dan loncat ke bus. Ibu itu lantas terjatuh.

"Tiba-tiba ada ibu-ibu berlari dari dalam halte dan langsung loncat ke dalam armada sehingga ibu tersebut terjatuh ke bawah. Luka di bagian kaki," ucap Haris.

Saat ditanya apakah kaki ibu tersebut terlindas BRT, Haris belum bisa memastikannya. "Perihal tersebut kami belum mendapat informasi pastinya," katanya.

Haris menerangkan, korban saat ini dibawa ke RSUP Dr Kariadi untuk mendapatkan perawatan. Pihaknya pun mendampingi korban di rumah sakit.

"Saat ini penumpang jatuh sedang di bawa ke RS Kariadi untuk mendapat pengobatan. Saat ini manajemen TS & operator melakukan pendampingan penumpang di RS Kariadi," sebutnya.

"Manajemen TS & operator selaku pemilik armada membantu proses asuransi Jasa Raharja. Dan pihak Jasa Raharja bersedia mengcover biaya yg timbul," lanjutnya.

Saat ini, pihak manajemen tengah berupaya menyelesaikan perkara tersebut dari pihak keluarga. Informasi yang diperoleh detikJateng, penumpang itu berinisial S (61), warga Kemijen, Kecamatan Semarang Timur.

"Manajemen TS & operator menunggu waktu lebih lanjut untuk penyelesaian perkara dari pihak keluarga penumpang," pungkasnya.



(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads