Wakil Rektor (warek) II Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kuat Puji Prayitno, dijaring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia ditangkap di Purwokerto.
"Benar (2 warek ikut diamankan). Warek II dan III," kata Jubir KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/8/2026).
Budi menjelaskan, OTT KPK ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru. KPK juga menyita uang ratusan juta dari OTT tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru," ujar Budi.
Lantas, siapa itu Kuat Puji Prayitno, simak profil ringkasnya berikut ini!
Pendidikan Kuat Puji Prayitno
Diambil dari laman resmi Fakultas Hukum Unsoed, pria kelahiran Cilacap, 29 Agustus 1965 ini memulai pendidikan di SD Donan 1 Cilacap. Kemudian, ia meneruskan ke SMP Negeri 3 Cilacap.
Masa putih abu Kuat dihabiskan di tanah kelahirannya, tepatnya di SMA Negeri 1 Cilacap. Lulus SMA, Kuat memilih program studi Ilmu Hukum di Universitas Diponegoro (Undip).
Warek II Unsoed masa jabatan 2022-2026 tersebut kemudian mengambil Magister Ilmu Hukum di universitas yang sama. Tak berhenti di jenjang master, Kuat meneruskan studi ke jenjang doktoral di Ilmu Hukum atau lebih tepatnya Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Undip Semarang.
Menurut keterangan dari laman resmi Unsoed, Kuat dikukuhkan sebagai profesor alias guru besar pada Selasa, 18 Februari 2025. Ia dikukuhkan sebagai guru besar bidang Kepakaran Hukum Pidana.
Karier Kuat Puji Prayitno
Sebagai seorang akademisi, Kuat memegang amanah sebagai dosen di Fakultas Hukum Unsoed, Fakultas ISIP Unsoed, dan Magister Hukum Unsoed Purwokerto. Di antara mata kuliah yang diampu Kuat adalah Hukum Pidana (S1), Kewarganegaraan (S1), Hukum Penitensier (S1), dan Sistem Peradilan Pidana (S2).
Pada periode 2018-2022, Kuat dilantik sebagai Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Ia membersamai Rektor Unsoed Suwarto.
Untuk periode 2022-2026, Kuat Puji Prayitno menjabat Warek Bidang Umum dan Keuangan Unsoed. Bersamanya, turut menjabat Norman Arie Prayogo sebagai Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Posisi Kuat sebagai warek II Unsoed berlanjut hingga masa 2026-2030. Begitu juga Norman Arie Prayogo di pos warek III dan Akhmad Sodiq selaku rektor. Beberapa jabatan struktural lain yang pernah dipegang Kuat adalah:
- Sekretaris Bagian Dasar-Dasar Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Unsoed
- Anggota Senat, Fakultas Hukum Unsoed
- Sekretaris Program Non Reguler, Fakultas Hukum Unsoed
- Pembantu Dekan III, Fakultas Hukum Unsoed
- Ketua Pusat Kajian Hukum dan Sistem Peradilan Pidana, Fakultas Hukum Unsoed
Harta Kekayaan Kuat Puji Prayitno
Penelusuran detikJateng di laman LHKPN KPK pada Jumat (21/8/2026) pukul 10.28 WIB, Kuat Puji Prayitno terakhir melaporkan kekayaannya pada 25 Maret 2025 periodik 2024. Dalam laporan itu, ia tercatat memiliki kekayaan bersih 1.942.876.700 (1,9 miliar) rupiah.
Rincian kekayaannya:
Harta Tanah dan Bangunan
- Tanah dan bangunan seluas 250 m²/100 m² di Banyumas: Rp 380.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 130 m²/90 m² di Banyumas: Rp 260.000.000
Alat Transportasi dan Mesin
- Mobil Toyota Mini Bus 2017: Rp 240.000.000
- Mobil Honda HR-V 1.5 2020: Rp 290.000.000
- Motor Yamaha Aerox 155 2021: Rp 22.000.000
- Motor Honda Scoopy 110 2021: Rp 15.000.000
- Mobil Toyota Yaris 1.5 CVT 2021: Rp 250.000.000
Harta Lain-lain
- Harta bergerak: Rp 20.000.000
- Surat berharga: Rp 160.000.000
- Kas dan setara kas: Rp 325.876.700
Demikian profil ringkas Kuat Puji Prayitno, Warek II Unsoed yang diamankan KPK lewat skema OTT.
Simak Video 'KPK OTT Rektor Unsoed: 14 Orang Diamankan-Duit Ratusan Juta Rupiah Disita':
