Satu unit mobil band asal Klaten, The Jeblogs, rusak imbas kericuhan di konser Daneria Festival di kawasan Panorama 25 Bojong, Kabupaten Pekalongan. Begini detik-detik kejadiannya menurut drummer The Jeblogs, Dani Ardian.
"Yang rusak kaca depan dan kap depan mobil Hiace. Untuk personel dan crew semua aman," kata personel The Jeblogs, Dani Ardian, saat dihubungi detikJateng, Senin (17/8/2026).
Dani mengatakan, konser tersebut berlangsung pada Sabtu (15/8) malam. Penggebuk drum The Jeblogs itu mengaku lupa jam pastinya kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lupa tepatnya jam berapa, tapi setelah kami on stage. Baru banget kelar, selang beberapa menit, jam 21.00 WIB lebih kalau tidak salah," tutur Dani.
Saat kericuhan, sebut Dani, semua personel aman karena berada di sarnafil (tenda panggung). Ia menyebut kericuhan terjadi karena kapasitas venue penuh.
"Kronologi intinya adalah kapasitas venue bisa dibilang penuh, akses penonton dan talent jadi satu dan bisa dibilang terbatas. Juga ada oknum di luar venue pengin nonton band yang ditonton dengan cara memaksa," jelas Dani.
Oknum tersebut, kata Dani, menjebol pagar untuk membuat keributan dan melempar tanah kering. Kebetulan sekitar venue merupakan sawah.
"Ya nglemparin lempung kering karena sekitar venue persawahan, bambu juga, ada beberapa besi, kurang tahu besi apa. Ada gerobak yang dibakar saya kurang tahu gerobak penjual atau gerobak apa," ucap Dani.
"Beberapa kepala bocor kena lemparan, beberapa mobil talent juga rusak kaca dan bodinya. Yang paling parah mungkin mobil operasionalnya The Jeblogs," imbuh dia.
Sebelumnya diberitakan, aksi rusuh terjadi di konser Deneria Festival yang digelar di kawasan Panorama 25 Bojong, Kabupaten Pekalongan. Salah satu mobil milik rombongan artis jadi sasaran dan mengalami kerusakan.
Acara konser itu berlangsung pada Sabtu (15/8) malam. Video peristiwa kerusuhan itu pun beredar di media sosial salah satunya diunggah akun Instagram @pensi.semarang. Video itu memperlihatkan aksi perusakan dan lempar-lemparan yang dilakukan oleh sejumlah orang.
"Kerusuhan diluar venue konser ini tidak untuk dicontoh, sebagai penonton yang baik dan bertanggung jawab tidak ngamuk seperti ini jika tidak bisa masuk venue. Akibat ini mobil guest star @thejeblogs dan lainnya kena imbasnya," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng pada Minggu (16/8).
Diduga Penonton Tidak Bawa Tiket
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kericuhan diduga dipicu sejumlah oknum penonton yang tidak memiliki tiket dan memaksa masuk ke area konser dengan membobol barikade yang telah dipasang petugas.
Dikabarkan, situasi sempat memanas ketika sejumlah penonton tanpa tiket berusaha menerobos masuk. Petugas keamanan kemudian bergerak cepat untuk mengendalikan kerumunan agar kericuhan tidak meluas.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, membenarkan adanya kericuhan dalam konser yang berlangsung di Panorama Bojong tersebut. Dia juga membenarkan soal adanya penonton yang tidak memiliki tiket.
"Itu agenda konser rutinan di Panorama Bojong. Konser memang sempat ricuh, setahu saya, gara-gara orang menumpuk, nggak beli tiket masuk." kata Rachmad kepada detikJateng pada Minggu (16/8).
Menurutnya, situasi yang sempat ricuh tersebut berhasil dikendalikan sehingga konser tetap dapat dilanjutkan hingga selesai.
"Ya tapi cuma sebentar, terus konser bisa berlanjut sampai akhir konser,ada pelemparan botol air mineral tapi tidak lama," katanya.
