7 Siswa SMP Magelang Korban Keracunan MBG Pulang Usai 4 Hari Opname

7 Siswa SMP Magelang Korban Keracunan MBG Pulang Usai 4 Hari Opname

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 14 Agu 2026 19:21 WIB
Ilustrasi Trauma Keracunan MBG
Ilustrasi Keracunan MBG. Foto: Edi Wahyono
Magelang -

Tujuh siswa SMPN 3 Candimulyo Magelang yang menjalani rawat inap di RSUD Merah Putih karena dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) telah pulang hari ini. Mereka opname sejak Selasa, 11 Agustus.

"Sampun, sudah pulang semua (tujuh anak). Tadi paling akhir setelah Jumatan. Diberi obat rawat jalan. Jadi tidak perlu kontrol," kata Kepala Bidang Penunjang RSUD Merah Putih, Drg Rurit Obyantoro dalam pesannya kepada detikJateng, Jumat (14/8/2026).

Rurit mengatakan, semula ada sembilan anak yang menjalani rawat inap. Dua anak di antaranya telah pulang pada Rabu (12/8) kemarin.

Dihubungi terpisah, Kepala SMPN 3 Candimulyo, Erna Dwi A mengatakan tujuh siswa itu sudah pulang dari RS sekitar pukul 13.00 WIB.

"Nggih, tadi pulang jam 1," kata Erna dalam pesan singkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya (pengobatan ditanggung SPPG)," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Operasional SPPG Giyanti Disetop

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SMPN 3 Candimulyo, Kabupaten Magelang, diduga keracunan MBG pada Jumat (7/8). Terkait dengan kejadian tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giyanti di Desa Tempak, Kecamatan Tegalrejo, disetop sementara operasionalnya.

"Yang jelas ini SPPG besok Senin stop ops (operasional) sembari menunggu sampel hasil uji lab yang sudah dibawa ke Dinkes," kata Korwil SPPI Kabupaten Magelang, Nrangwesthi Widyaningrum dalam pesan singkatnya, Jumat (7/8/2026).

Sementara itu, Korcam SPPG Candimulyo, Divian Anugrah Cahya Pratama mengatakan, ia dihubungi Korwil untuk ke RSUD Merah Putih untuk menenangkan emosional dari beberapa orangtua terkait kejadian tersebut.

"Kalau jumlah secara kasar saya dapat di 25 (siswa) yang di sini. Puskemas tidak ada, semua sudah dapat rujukan langsung ke sini (RSUD)," ujar Divian kepada wartawan di RSUD Merah Putih Magelang saat itu.

Divian menjelaskan, SPPG Giyanti yang berada di Desa Tempak, menyediakan 1.800 porsi yang membawahi 23 sekolah dan posyandu.



(dil/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads