Macan Kumbang Satroni Permukiman di Gunungsari Batang, 7 Ternak Disantap

Macan Kumbang Satroni Permukiman di Gunungsari Batang, 7 Ternak Disantap

Robby Bernardi - detikJateng
Rabu, 12 Agu 2026 13:55 WIB
Evakuasi macan kumbang nyelonong ke Gunungsari Batang, Rabu (12/8/2026).
Evakuasi macan kumbang nyelonong ke Gunungsari Batang, Rabu (12/8/2026). Foto: dok. Polsek Bawang
Batang -

Warga Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, digemparkan dengan kemunculan seekor macan kumbang di permukiman warga. Satwa liar tersebut bahkan masuk ke rumah dan kandang ayam milik warga di Dukuh Ngasinan RT 16 RW 03.

Kepala Desa Gunungsari, Tutur Budiyono, menjelaskan macan kumbang itu pertama kali diketahui berada di sekitar rumah milik Suryono pada pukul 05.30 WIB tadi. Saat bangun, pemilik rumah mendengar suara denguran dari arah belakang rumah yang terdapat kandang ayam.

"Waktu itu 05.30 WIB yang punya rumah bangun. Tiba-tiba ada suara dengusan di belakang rumah, di kandang ayam. Setelah dibuka pintu, ternyata ada macan kumbang," kata Tutur melalui sambungan teleponnya, Rabu (12/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik rumah kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Tutur bersama warga lalu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, Koramil, dan BPBD.

Macan kumbang tersebut diketahui terus bergerak antara kandang ayam dan bagian rumah warga. Warga pun memilih menjaga jarak karena khawatir satwa tersebut menyerang.

ADVERTISEMENT

Saat petugas kepolisian mencoba masuk ke rumah, macan tersebut sempat menunjukkan perilaku hendak menyerang. Petugas kemudian keluar dan mengunci pintu karena belum memiliki peralatan yang memadai untuk melakukan evakuasi.

"Dari pihak kepolisian pertama mencoba masuk rumah. Di situ dia mau menyerang. Karena tidak ada alat, akhirnya menjauh dulu dan pintunya dikunci," jelasnya.

Sambil menunggu kedatangan petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, macan tersebut masih berada di sekitar rumah warga. Dalam rentang waktu sekitar pukul 05.30 hingga 11.00 WIB, satwa itu memangsa sekitar tujuh ekor ayam milik warga.

"Ayamnya sekitar 25 ekor. Tapi yang dimakan sekitar tujuh ekor," ujarnya.

Dia menyebut rumah warga yang disatroni macan kumbang itu berada tepat di garis perbatasan antara permukiman dan kawasan hutan Perhutani. Dia menyebut peristiwa macan kumbang nyelonong ke permukiman warga baru pertama kali ini.

"Sepengetahuan warga, memang sering bertemu langsung dengan macan tersebut, tapi di hutan. Alhamdulillah tidak pernah mengganggu atau mencederai manusia," ungkapnya.

Sementara itu, Kaposlek Bawang, AKP Slamet Riyanto, menambahkan petugas di lapangan mengamankan lokasi dan mengurung macan kumbang yang masuk ke dalam rumah milik warga setempat yakni Turyono dengan cara menutup seluruh akses pintu rumah.

"Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari BKSDA Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Rimbawanto, tim Taman Safari Beach Batang bersama dokter hewan Drh Bowo, Damkar, BPBD Kabupaten Batang, serta jajaran Muspika Bawang," ungkap Slamet.



(ams/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads