Polisi Periksa 24 Saksi Terkait Kematian Misterius Sutrimo

Nasional

Polisi Periksa 24 Saksi Terkait Kematian Misterius Sutrimo

Rizky Adha Mahendra - detikJateng
Senin, 10 Agu 2026 15:38 WIB
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan soal kasus kematian Sutrimo, Senin (10/8/2026).
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan soal kasus kematian Sutrimo, Senin (10/8/2026). Foto: Rizky Adha/detikcom
Solo -

Seorang pria bernama Sutrimo menjadi perhatian setelah ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Polda Metro Jaya yang menyelidiki kasus ini mengungkapkan sudah memeriksa 24 saksi.

"24 saksi sudah kami periksa atau kami minta keterangan di dalam proses penyelidikan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (10/8/2026), dilansir detikNews.

Imanuddin menjelaskan, penyidik bakal melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi lain. Ia menuturkan salah satunya adalah meminta keterangan keluarga Sutrimo di Banyumas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk saksi-saksi yang dari pihak keluarga, karena dalam proses penyelidikan sudah dilakukan pengambilan keterangan, kami akan melakukan pengambilan keterangan atau permintaan keterangan lanjutan nanti di Banyumas," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Bakal Ekshumasi Jenazah Sutrimo Hari Rabu

Selain memeriksa saksi, Polda Metro Jaya bakal melakukan ekshumas jasad Sutrimo yang dimakamkan di Banyumas. Ekshumas direncanakan digelar Rabu (12/8).

"Barusan ditanyakan ya terkait ekshumasi. Kami sudah menerima pelimpahan laporan polisi dari Bareskrim Polri, kemudian laporan polisi dari Polresta Banyumas," kata Iman.

"Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan. Insyaallah hari Rabu besok lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas," bebernya.

Ia melanjutkan, pihaknya berharap bisa menemukan penyebab kematian Sutrimo melalui proses ekshumasi.

"Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan," beber Iman.

Diketahui, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, Kamis (23/7). Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Korban disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan latar belakang sosok korban.



(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads