Rico Putra Roberto Syah (23) mempersunting gadis pujaan hatinya, Laella Nur Fadhilah (20), dengan mahar alat berat dan sejumlah kendaraan lainnya. Nilai total dari mahar yang diberikan mencapai miliaran rupiah.
"Kalau alat berat sama mobil dan motor ini sekitar Rp 1,5 (miliar) sama yang lain-lain total Rp 2 (miliar)," kata Rico kepada detikJateng di kediaman mempelai wanita, Dusun Larangan, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Senin (10/8/2026).
Dalam pernikahan yang diselenggarakan pada Sabtu (8/8) itu, Rico menyebut mahar yang diberikan berupa satu unit alat berat jenis ekskavator, dua mobil pribadi, serta dua sepeda motor. Selain itu, ada uang tunai simbol tanggal pernikahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Maharnya ada) satu unit ekskavator, satu unit GWM Tank, satu unit Honda Brio, satu unit Yamaha YZ sama Vespa Primavera. Uang tunai kemarin dua juta sekian sesuai tanggal pernikahan," ujar Rico.
Rico mengungkapkan ekskavator yang ia beli memiliki harga kisaran Rp 400 juta. Sedangkan untuk dua mobil harganya jika ditotal sekitar Rp 1 miliar.
"Ekskavator XE60GA harganya sekitar Rp 400 an (juta). GWM sekitar Rp 700-800 (juta), terus Honda Brio kemarin Rp 220 (juta)," ujar Rico.
Ada pula dua unit sepeda motor yang turut dijadikan mahar berjenis motor off-road serta skuter matik. Jika ditotal, harganya lebih dari Rp 170 juta.
"(Sepeda motor) Yamaha YZ itu Rp 108 (juta) kemarin. Vespanya Rp 65 (juta), vespa matik Primavera," tambahnya.
Saat detikJateng tiba di lokasi, mahar alat berat dan kendaraan diparkirkan di halaman sisi timur rumah mempelai wanita. Pelat nomor polisi yang terpasang di mobil GWM bertuliskan K 121 CO dan mobil Brio bertuliskan K 333 LA.
"Itu bukan pelat asli, simbolis saja. GWM biar seperti terbaca Rico dan Brio seperti terbaca Ela," ungkap Rico.
Mahar berupa empat kendaraan roda empat dan roda dua akan dipakai Rico dan istri untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Sementara ekskavator itu akan disewakan dan hasilnya akan dipakai oleh Laella.
"Kalau untuk kendaraan pasti dibuat pribadi. Ekskavator itu disewakan, pendapatan itu buat istri nanti," ungkap Rico.
Rico menuturkan bahwa mahar tersebut merupakan inisiatif dari dirinya, bukan permintaan dari sang istri. Menurutnya, pemberian mahar itu salah satunya menjadi simbol kesiapannya menghidupi istri.
"Mahar ini sebagai simbol menghargai dan mampu mampu menghidupinya, sebagai tanda rasa kasih sayang," pungkas Rico.
