Viral di media sosial seorang warga mengeluhkan pelayanan di RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang. Pihak manajemen rumah sakit memberikan penjelasan dan mengungkapkan sudah bertemu dengan keluarga pasien.
Curhatan tersebut salah satunya diunggah dalam akun instagram @magelang_raya sekitar 4 jam yang lalu. Dalam unggahan tersebut diberi keterangan, "Curhatan akun Instagram @nidia*** tengah menjadi perhatian warganet setelah membagikan kisah duka yang dikaitkan dengan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang. Curhatan tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat yang mengaku memiliki pengalaman serupa," akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Sabtu (8/8/2026).
Dalam curhatannya yang viral, pengunggah menerangkan dirinya membawa ayahnya ke IGD RSUD Merah Putih karena kondisinya yang drop parah. Pengunggah menyoroti bahwa selama menunggu hingga 1,5 jam di kursi roda, darah sang ayah yang diambil ternyata tidak diuji di laboratorium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pengunggah menyayangkan komentar dokter yang berjaga saat itu jika pasien tidak membaik selama 3 hari ke depan, maka bisa dibawa ke puskesmas. Pada akhirnya, Jumat malam keluarga membawa pasien ke RS Aisyah Muntilan, di mana pasien mendapat penanganan hingga meninggal pada Minggu.
Hingga pukul 14.00 WIB, sudah ada 10 ribu lebih netizen yang menyukai postingan itu. Ada 369 orang memberikan komentar, baik yang mengeluhkan pelayanan maupun sebaliknya.
Kemudian, ada 384 netizen yang merepost ulang postingan. Lalu ada 963 yang membagikan postingan tersebut.
Menanggapi unggahan yang viral tersebut, Direktur Utama (Dirut) RSUD Merah Putih, Kabupaten Magelang, Dr Leli Puspitowati MM mengatakan pihaknya menerima sebagai masukan dan saran bagi RSMP.
"Untuk evaluasi bagi internal kami, seluruh unit pelayanan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan. Sehingga ke depan RSMP lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Leli dalam pesannya kepada detikJateng, Sabtu (8/8/2026).
"Evaluasi dan perbaikan yang terus menerus dan berkelanjutan untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan menjadi komitmen utama seluruh hospitalia RS Merah Putih. Mohon maaf apabila masih ada beberapa kekurangan dari pelayanan kami," sambungnya.
Leli menambahkan, pada Jumat (8/8) siang, pihaknya telah menemui keluarga pasien tersebut.
"Yang pertama terima kasih karena dari keluarga ini sudah memilih Rumah Sakit Merah Putih untuk pelayanan kesehatan untuk keluarganya. Ya kami mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan di keluarga (pasien) dengan pelayanan di kami, dan terima kasih atas saran, masukan. Kami ikut berbelasungkawa juga," tutur Leli.
"Iya (sudah bertemu). Insyaallah dari keluarga juga sudah menerima baik kunjungan dari Merah Putih. Ya kami sampaikan juga terima kasih untuk masukan, sarannya, jadi evaluasi buat pelayanan di kami," pungkasnya.
