Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir insiden tiga remaja tenggelam di Sungai Serayu, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Korban bernama Naren (12) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, mengatakan Naren ditemukan pada pukul 09.28 WIB. Jasad korban ditemukan tim yang melakukan pencarian dengan teknik body rafting di sekitar sungai dangkal.
"Korban kedua atas nama Naren, laki-laki usia 12 tahun, ditemukan pada kedalaman kurang lebih 1,5 meter oleh tim body rafting dalam kondisi meninggal dunia," kata Amin melalui pesan video yang diterima detikJateng, Sabtu (8/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amin mengatakan lokasi penemuan Naren berada sekitar 15 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian. Di area tersebut, kondisi arus sungai diketahui memutar sehingga menjadi salah satu titik yang disisir tim SAR.
Setelah ditemukan, jasad Naren kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.
"Dengan diketemukannya kedua korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujar Amin.
Diberitakan sebelumnya, tiga remaja dilaporkan tenggelam saat bermain air di Sungai Serayu, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jumat (7/8) sore. Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu korban, Fajar (14), dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman sekitar 2 meter.
Saat kejadian, delapan anak diketahui sedang bermain air dan berenang di aliran Sungai Serayu sekitar pukul 16.00 WIB. Tiga anak yakni Rizky (12), Fajar (14), dan Naren (12) hilang diduga tenggelam. Beruntung, Rizky berhasil menyelamatkan diri. Nahas, Fajar ditemukan tewas di kedalaman 2 meter.
"Korban ditemukan pada pukul 19.58 WIB, atau sekitar tiga menit setelah penyelaman dimulai. Fajar ditemukan berada di kedalaman sekitar 2 meter. Namun saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kepala Basarnas Cilacap, M Abdullah, Sabtu (8/8).
