Ciri-ciri Ular Stres, Awas Makin Agresif

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Kamis, 06 Agu 2026 06:36 WIB
Ilustrasi ular. Foto: Unsplash/Avinash Uppuluri
Karanganyar -

Ular merupakan salah satu hewan yang cukup pemalu. Mereka lebih sering menghindari manusia, namun bisa menjadi agresif kalau sedang terancam.

Dosen dan pemerhati satwa liar Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Donan Satria Yudha, mengatakan ular bisa makin agresif ketika sedang stres, yang disebabkan berbagai faktor.

"Penyebab ular stres karena kondisi lingkungan tidak stabil (misal suhu, kelembapan), perubahan habitat, terganggu manusia," kata Donan dihubungi detikJateng, Rabu (5/8/2026).

Ketika ular stres, dapat dikenali dengan sejumlah perilaku yang ditunjukkan.

"Ciri-ciri ular stres meringkuk, atau gesek-gesekkan badan ke substrat keras berulang-ulang, kadang mudah marah dan mendesis," jelasnya.

Ular memiliki otak yang kecil, dan penglihatan yang buruk. Ular mengandalkan insting dan penciuman mereka dalam memburu mangsa.

Namun hal unik terjadi di Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Seekor ular kobra Jawa kedapatan menelan pisau dapur. Donan menilai, kejadian itu bukan karena kobra yang stres.

"Saya melihatnya bukan stres. Pisau dapur itu kan digunakan untuk memotong daging dan sebagainya, sehingga masih ada aroma yang tertinggal. Ular itu kan penglihatannya buruk, sehingga fokus menggunakan aroma," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Exalos Indonesia Janu Wahyu Widodo, mengatakan fenomena ular makan pisau sangat tidak lazim. Meskipun ular mampu menelan benda yang ukurannya lebih besar dari badannya.

Kejadian itu dimungkinkan karena ular salah mengidentifikasi pisau sebagai mangsanya. Sebab, ular mengandalkan penciuman karena penglihatan yang tidak begitu baik, serta deteksi panas pada beberapa spesies. Benda yang berbau seperti mangsa atau bergerak bisa keliru dianggap makanan.

"Tentang pisau, ular sebenarnya tidak mampu mencerna logam. Jika seekor ular menelan pisau, itu merupakan keadaan darurat yang dapat menyebabkan luka pada mulut, kerongkongan, lambung, atau usus," kata Janu saat dihubungi detikJateng.

Jika ular sudah menggigit dan mulai menelan, refleks menelan sering terus berlangsung meskipun benda tersebut ternyata bukan makanan. Namun dalam kondisi yang lain, ular juga bisa menelan benda asing. Meski fenomena itu tetap tidak wajar.

"Ular yang stres, lapar, atau lingkungannya kurang sesuai terkadang membuat ular menelan benda asing, namun hal ini tidak umum," pungkasnya.



Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"

(alg/alg)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB