Kereta Api (KA) Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol tertemper sebuah truk di perlintasan sebidang JPL 80 yang dijaga secara swadaya di KM 50+0/1 petak jalan antara Stasiun Doplang dan Stasiun Sulur, Kabupaten Blora.
Reskrim Polsek Jati Ipda Adi Bowo membenarkan kejadian ini. Pihaknya mendapatkan informasi dari Stasiun KA Doplang bahwa di perlintasan KA tanpa palang, KA 263 Ambarawa jurusan Surabaya-Semarang telah menabrak truk Nopol K-1309-MF.
"Dengan adanya laporan tersebut kemudian Petugas Polsek Jati bersama Unit Gakkum dan Inafis Polres Blora mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP," terangnya saat dihubungi, Sabtu (1/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan dari keterangan saksi bahwa truk melintas dari arah utara menuju ke selatan tanpa memperhatikan situasi sekitar. Truk langsung ditabrak KA 263 Ambarawa hingga terseret sekitar 100 meter
"Sedangkan bodi truk terseret dan berada di tengah-tengah rel Hulu dan Hilir, sedangkan salah satu ban truk terlempar dan menghantam Honda Supra-X Nopol K-5111-GN yang sedang parkir di tepi sawah dekat kejadian," jelasnya.
Kecelakaan mengakibatkan pengemudi truk mengalami luka robek di bagian kepala, luka robek pelipis kanan, bengkak di bagian leher, fraktur tertutup pada paha sebelah kanan.
"Selanjutnya korban dievakuasi oleh Petugas Polsek Jati ke UPTD Puskesmas Doplang yang selanjutnya dirujuk ke RS Solo. Sedangkan bangkai truk dievakuasi dan diamankan ke Unit Lantas Polsek Randublatung," terang Adi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan bahwa insiden kecelakaan itu menyebabkan lokomotif mengalami kerusakan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seluruh ASP dalam kondisi selamat. Namun, lokomotif mengalami kerusakan pada selang air brake yang patah sehingga kereta api tidak dapat melanjutkan perjalanan," jelasnya.
PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang kemudian mengirimkan lokomotif pengganti dari Depo Lokomotif Semarang Poncol. Setelah proses penggantian lokomotif dan pemeriksaan teknis selesai serta dinyatakan aman, KA Ambarawa Ekspres kembali diberangkatkan dari Stasiun Sulur pada pukul 10.20 WIB.
Luqman menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas terganggunya perjalanan akibat insiden tersebut.
"Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI. Penanganan terhadap kejadian ini dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum perjalanan kereta api dilanjutkan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses penanganan serta pendataan selesai," ucapnya.
