Pemotor dan pejalan kaki mengalami kecelakaan dengan truk di tanjakan Jalan Raya Karanggede-Salatiga, Dusun Bawangan, Reksosari, Suruh, Kabupaten Semarang. Truk tersebut tidak kuat menanjak hingga melaju mundur ke arah korban.
Peristiwa tersebut terjadi hari Rabu (29/7) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu truk Mitsubishi tronton bernomor polisi N-9906-UE melaju ke arah Salatiga. Namun ternyata truk tidak kuat menanjak dan rem tidak berfungsi.
"Sesampainya di tempat kejadian perkara, jalan menanjak dan rem tidak berfungsi sehingga membuat truk tersebut berjalan mundur ke belakang," kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang, Iptu Handriani dalam keterangannya, Rabu (29/7/2027).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di belakang truk itu ada sepeda motor dan pejalan kaki. Tabrakan pun tidak terhindarkan.
"Menabrak sepeda motor Honda Revo nopol B-3128-SMQ yang dikendarai Ihwanul Muslimin (45) dan menabrak pejalan kaki Purwanto (45). Karena jarak terlalu dekat dan tidak bisa menghindar maka terjadi laka lantas tersebut," ujar Handriani.
Handriani menyebut pengendara motor mengalami luka nyeri gerak pada kaki sebelah kiri, luka lecet pada pantat, sementara pejalan kaki mengalami luka nyeri gerak pada bahu sebelah kanan. Para korban telah dilarikan ke RSUD Salatiga.
Sementara itu salah satu warga, Hanes Walda menyebut truk itu melaju mundur dan juga menabrak bengkel. Kerusakan juga dialami sejumlah motor yang ada di dalam bengkel.
"Benturan cukup keras sampai bangunan bengkel rusak parah. Ada sekitar empat motor yang rusak," ujar Hanes.
Di dalam truk ada sopir bernama Rukimin (50) dan rekan kernetnya. Saat itu truk tidak sedang membawa muatan.
"Kosong (muatannya). (Di dalam) sama kenek, iya (dua orang)," kata Rukimin di lokasi kejadian.
Menurut Rukimin, tekanan angin kompresor pada truknya hilang saat menanjak. Hal itu yang menyebabkan truknya kemudian mundur.
"Jalan nanjak itu kompresornya anginnya ilang, sudah (nanjak), (terus) mundur," tutup Rukimin.
