Penampakan Tribun Ambruk di GOR Satria Purwokerto Digaris Polisi

Penampakan Tribun Ambruk di GOR Satria Purwokerto Digaris Polisi

Anang Firmansyah - detikJateng
Minggu, 26 Jul 2026 19:19 WIB
Kondisi tribun Kejurnas VIP Drift Seri ke-3 Tahun 2026 yang roboh di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7/2026)
Kondisi tribun Kejurnas VIP Drift Seri ke-3 Tahun 2026 yang roboh di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Tribun penonton di kompleks GOR Satria Purwokerto, Banyumas, ambruk saat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 tahun 2026 digelar. Akibatnya sejumlah penonton terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Pantauan detikJateng, Minggu (26/7/2026) hingga pukul 18.30 WIB, tribun di sisi timur laut tersebut masih dijaga polisi. Di sekelilingnya terpasang garis polisi mengelilingi tribun.

Tribun tersebut diperkirakan tingginya mencapai 3,5 meter. Tribun untuk kelas VIP ini terdiri dari 8 baris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tempat duduk ini dibuat menggunakan papan memanjang dari sisi selatan ke utara. Tribun yang ambruk merupakan baris ke lima hingga delapan. Sedangkan baris pertama hingga ke empat kondisinya masih utuh.

ADVERTISEMENT
Kondisi tribun Kejurnas VIP Drift Seri ke-3 Tahun 2026 yang roboh di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7/2026)Kondisi tribun Kejurnas VIP Drift Seri ke-3 Tahun 2026 yang roboh di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7/2026) Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

Sebelum insiden ini terjadi, pedagang yang mendirikan stan berjarak sekitar 15 meter di belakang tribun sempat mendengar suara decitan besi. Tak lama berselang tribun itu tiba-tiba ambruk menyebabkan penonton saling bertumpuk.

"Sebelum kejadian sempat suara berdecit, terus tiba-tiba kursi itu roboh," kata salah satu pedagang, Umi (38) kepada wartawan, di lokasi.

Diberitakan sebelumnya, Tribun VIP pada gelaran Speed Fest #2, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 Tahun 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas ambruk pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum roboh, tribun disebut sudah beberapa kali bergoyang saat dipadati penonton.

Salah seorang korban sekaligus saksi mata, Agus, menuturkan kondisi di tribun mulai tidak kondusif setelah acara pembukaan berlangsung. Menurutnya, tribun sudah mulai bergerak ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.

"Pas (nyanyi) Indonesia Raya sudah bergerak (tribunnya), terus mars IMI sudah bergerak. Terus setelah itu kemudian duduk aman," kata Agus kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Minggu (26/7).

Penampakan tribun ambruk di GOR Satria Purwokerto, Minggu (26/7/2026).Penampakan tribun ambruk di GOR Satria Purwokerto, Minggu (26/7/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

Situasi semakin ramai ketika panitia membagikan merchandise dengan cara dilempar ke arah penonton. Banyak penonton yang berdiri dan berpindah posisi untuk berebut merchandise sehingga tribun kembali bergoyang.

"Mulai goyang, pas bagi-bagi merchandise kan dilempar-lempar. Lah mulai itu kan orang dari atas pada turun, pada bergerak, berdiri semua, rebutan merchandise," ujarnya.

Tak lama kemudian, tribun VIP tersebut ambruk ke arah selatan. Menurut AG, penonton yang berada di sisi selatan mengalami kondisi paling parah karena tertimpa penonton lainnya saat tribun runtuh.

"Panggung ambruknya ke arah selatan. Yang di tribun bagian selatan paling parah. Kondisinya tertumpuk-tumpuk, yang di bawah ketiban," ungkapnya.

Usai insiden terjadi, suasana di lokasi berubah menjadi kepanikan. Sejumlah penonton, terutama anak-anak, histeris melihat banyaknya korban yang berjatuhan akibat ambruknya tribun.

"Pada histeris, anak-anak terutama. Ini saya giginya yang luka," katanya.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads