Tribun penonton di kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, ambruk dan mengakibatkan sejumlah penonton luka-luka. Para penonton yang menjadi korban dilarikan ke enam rumah sakit.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, penanganan terhadap para korban menjadi prioritas utama pascakejadian. Ia langsung menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi para korban.
"Yang paling diutamakan penanganan korban. Saya akan menjenguk dulu ke rumah sakit," kata Sadewo kepada wartawan usai kejadian, Minggu (26/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sadewo, para korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Purwokerto, yakni RS Wijayakusuma, RS Elisabeth, dan RS Orthopaedi Purwokerto, RS Geriatri, RS Margono Soekarjo dan RS Ananda. Hingga saat ini, jumlah pasti korban masih dalam pendataan.
"Korban luka dibawa ke enam rumah sakit. Kalau 10 lebih, tapi nggak sampai puluhan. Infonya yang luka berat satu orang, patah tulang. Saya mau ngecek dulu," ujarnya.
Acara Bubar Lebih Cepat
Akibat insiden ini, acara yang sedianya digelar hingga pukul 18.15 WIB ini dibubarkan lebih cepat. Bupati Sadewo mengatakan, penghentian sementara dilakukan hingga ada keputusan lebih lanjut terkait kelanjutan event otomotif berskala nasional tersebut.
"Event drift ini sementara saya setop, sampai dengan ada keputusan nanti," kata Sadewo kepada wartawan di lokasi.
Menurutnya, insiden ambruknya tribun merupakan kejadian yang tidak diharapkan oleh seluruh pihak. Apalagi, pelaksanaan Kejurnas Drift Speed Fest sebelumnya berlangsung lancar sejak beberapa hari terakhir.
"Ini kejadian yang tidak diinginkan semua pihak. Sejak beberapa hari lalu aman-aman saja, di hari terakhir ini tiba-tiba terjadi insiden seperti ini," ujarnya.
Sadewo menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banyumas akan turut bertanggung jawab dalam penanganan dampak insiden tersebut. Meski demikian, Banyumas dalam event ini hanya bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
"Kami akan ikut bertanggung jawab, meski kami hanya ketempatan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, insiden terjadi saat gelaran Speed Fest #2, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 Tahun 2026 di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Tribun penonton VIP yang berada di tepi lintasan mendadak ambruk ketika perlombaan tengah berlangsung.
Peristiwa tersebut sontak membuat penonton panik dan berteriak histeris. Aksi para drifter yang sedang berlaga pun langsung dihentikan untuk memudahkan proses evakuasi para korban.
Sejumlah penonton dilaporkan mengalami luka-luka akibat ambruknya tribun. Panitia bersama petugas medis yang telah bersiaga di lokasi segera memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Panitia juga langsung menghubungi sejumlah pihak untuk mendatangkan ambulans guna mempercepat proses evakuasi.
Para korban yang mengalami luka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pantauan detikJateng, tribun yang ambruk berada timur laut. Tribun yang ambruk tingginya sekitar 3,5 meter berada di area VIP.
Salah seorang penonton, Septiono mengatakan tribun ambruk saat dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan aksi para peserta dari dekat.
"Tribun roboh karena penonton mbludak, sepertinya banyak yang patah tulang," kata Septiono kepada wartawan di lokasi, Minggu (26/7).
