2 Pemuda Semarang Dibekuk Usai Tusuk Pria di Jalan Baru Undip

2 Pemuda Semarang Dibekuk Usai Tusuk Pria di Jalan Baru Undip

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 26 Jul 2026 17:09 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan di Semarang. (Dok. detikcom)
Semarang -

Polisi menangkap dua pemuda yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan disertai penusukan terhadap seorang pria di Jalan Baru Universitas Diponegoro (Undip), Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Korban mengalami tujuh luka tusuk dan dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJateng, terduga pelaku yang diamankan yakni AS (25), warga Tegalsari Timur, Kecamatan Candisari, dan RL (21), warga Gunungsari, Kecamatan Candisari.

Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Semarang menangkap keduanya di rumah masing-masing pada Jumat (24/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. AS diamankan setelah pulang bekerja, sedangkan RL ditangkap saat masih berada di kamar tidurnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dimintai konfirmasi, Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, AKP Johan Widodo membenarkan bahwa dua orang telah diamankan terkait kasus tersebut. Namun, ia belum membeberkan secara rinci hasil penyidikan.

"Iya, ada (penangkapan pelaku penusukan). Sementara masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pelakunya oleh penyidik," kata Johan saat dihubungi, Minggu (26/7).

ADVERTISEMENT

Ddisebutkan dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pisau lipat kecil yang diduga dipakai saat menyerang korban. Senjata tajam itu ditemukan setelah disembunyikan di area tempat pemakaman umum tak jauh dari rumah AS.

Saat ini, kedua pelaku telah dibawa ke Polrestabes Semarang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Adapun, penusukan terjadi pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu korban berinisial GF sedang berkumpul bersama sekitar lima temannya di depan sebuah warung soto di Jalan Baru Undip.

Tak lama kemudian, enam orang datang ke lokasi. Dua di antaranya menghampiri kelompok korban, sementara empat lainnya menunggu di belakang dengan jarak sekitar 10 meter.

Kedua pelaku kemudian menanyakan seseorang kepada teman korban. Setelah dijawab tidak tahu, pertanyaan yang sama diarahkan kepada GF. Namun, sesaat setelah korban memberikan jawaban serupa, salah seorang pelaku diduga langsung melayangkan pukulan.

Setelahnya, korban diduga ditarik sebelum ditusuk menggunakan pisau lipat yang telah disembunyikan di balik pakaian pelaku. Selain ditusuk, korban juga kembali menjadi sasaran pukulan.

Melihat adanya senjata tajam, teman-teman korban berhamburan menyelamatkan diri. Sementara itu, korban berhasil melarikan diri dan meminta bantuan pengendara yang melintas untuk diantar ke Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Tembalang.

Akibat kejadian tersebut, GF mengalami tiga luka tusuk di lengan kiri, satu luka tusuk di dada sebelah kiri, tiga luka tusuk di punggung, serta memar pada mata kiri dan bagian belakang kepala.



(azu/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads