Mayat Pria Bertato Ditemukan Terbenam Lumpur di Kersana Brebes

Mayat Pria Bertato Ditemukan Terbenam Lumpur di Kersana Brebes

Imam Suripto - detikJateng
Jumat, 24 Jul 2026 21:57 WIB
Lokasi  mayat laki-laki terbenam lumpur di sungai Babakan Brebes.
Lokasi mayat laki-laki terbenam lumpur di sungai Babakan Brebes. Foto: Dok. Polsek Kersana
Brebes -

Mayat laki laki bertato ditemukan terbenam lumpur di daerah aliran sungai Babakan, Desa Sutamaja, Kecamatan Kersana, Brebes. Identitas mayat dan penyebab kematiannya masih belum diketahui.

Kanit Reskrim Polsek Kersana, Aiptu Hery Sukamto mengatakan, mayat itu ditemukan pertama kali oleh warga Desa Sutamaja, Kecamatan Kersana, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat ditemukan oleh Sukarno, pencari rumput, mayat itu dalam kondisi terbenam lumpur pekat di aliran Sungai Babakan tepatnya di bawah tol. Warga bersama petugas langsung melakukan evakuasi mayat dan membawa ke kamar jenazah RSUD Brebes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ditemukan oleh warga sedang mencari rumput di area tepian sungai persis di bawah jembatan tol di sekitar TKP. Kondisinya sudah mengering didapati mayat seorang laki-laki tergeletak dengan posisi terlentang, kepala berada di arah sebelah utara yang terpendam lumpur. Badan sudah mulai membengkak dipenuhi oleh lumpur di seluruh badan," ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Kersana, Aiptu Hery Sukamto kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

ADVERTISEMENT

Ciri-ciri mayat tersebut berumur kira-kira 40 tahun, rambut ikal, dan kulit sawo matang. Kemudian pada tubuh, lengan kanan, dan paha kiri laki laki itu didapati tato di dada kanan gambar perempuan telanjang bertuliskan JABLAY. Sedangkan di dada kiri ada tato gambar bunga. Jasad juga mengenakan kaus biru dongker dan celana kolor bertuliskan NIKE.

"Setelah dibersihkan, pada dada kanan kiri ada tato. Kemudian kedua lengan tangan dan paha kiri. Diperkirakan meninggal sehari sebelum ditemukan," ungkapnya.

Aiptu Hery menyangkal kondisi mayat dalam kondisi terikat di bagian tangan. Dikatakan, tali plastik yang dililitkan pada tangan jenazah merupakan hasil inisiatif warga untuk mempermudah evakuasi.

"Mayat pertama ditemukan tidak terikat tali plastik. Tapi oleh warga tangan mayat diikat untuk memudahkan evakuasi," tandasnya.

Saat ini mayat laki laki ini masih tersimpan di kamar jenazah RSUD Brebes. Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri ciri tersebut bisa menghubungi Polsek Kersana.



(alg/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads