Kirab Indonesia Tipitaka Chanting dan perayaan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 digelar lusa dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Magelang. Sejumlah ruas jalan bakal ditutup. Begini rekayasa arus lalu lintas (lalin) saat prosesi kirab.
Kirab tersebut diselenggarakan pada Minggu (26/7/2026). Satlantas Polresta Magelang telah menyiapkan rekayasa arus lalin bagi wisatawan yang hendak ke Candi Borobudur, baik dari arah Jogja maupun Semarang.
Wisatawan dari Jogja yang menggunakan bus besar, setelah Palbapang silakan lurus melalui Blondo, lewat Jalan Soekarno-Hatta sampai Simpang MAJT lalu belok kanan. Demikian halnya wisatawan yang dari arah Semarang. Rutenya melalui Sigug, Pertigaan Koramil Borobudur, belok kanan sampai kawasan Kujon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekayasa lalin saat kirab Indonesia Tipitaka Chanting dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Minggu (24/7/2026). Foto: Dok. Polresta Magelang |
"Rekayasa arus lalin ini kami lakukan mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai," kata Kasat Lantas Polresta Magelang Kompol Nyi Ayu Fitria Facha dalam pesannya kepada detikJateng, Jumat (24/7).
Untuk kendaraan kecil dari arah Palbapang yang menuju Borobudur akan dialihkan melalui Simpang Cabean-Simpang Kubah Mas-Simpang MAJT.
Untuk arus dari Ngaran bawah yang menuju Magelang ditutup total, dialihkan menuju Simpang Empat Bumisegoro-Simpang Empat Kujon-Simpang Empat Koramil-Simpang Tiga Sigug-Simpang Tiga MAJT, kemudian belok kiri menuju arah Kota Magelang.
Tentang Indonesia Tipitaka Chanting
Ditemui terpisah, Ketua Panitia Umum ITC dan Asalha Mahapuja, Biksu Guttadhammo Mahathera, mengatakan Indonesia Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja dilaksanakan mulai Jumat (24/7) sampai Minggu (26/7). Kirab atau jalan bakti dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur dilaksanakan Minggu (26/7).
"Kirab adalah satu praktek di mana umat itu dengan penuh suasana hati yang sejuk, yang nyaman lalu mengarahkan pikirannya ke nilai-nilai luhur," kata Bhante Guttadhammo.
"Merenungkan akan keutamaan yaitu dari Sang Buddha, cinta kasih dan welas asih. Dan juga merenungkan tentang kesucian Buddha dan juga tentang kebijaksanaan Sang Buddha," ujarnya.
Bhante Guttadhammo mengatakan, kirab akan diikuti peserta ITC dan umat Buddha. Untuk peserta ITC ada 2.045 orang.
"Yang kirabnya mungkin bisa diprediksi 10 ribu. Tetapi di sini ini mungkin bisa mencapai lebih dari pada 10 ribu, bisa 12 ribu lah," imbuh dia.
Sesuai dengan rundown, kirab diperkirakan mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB. Kirab tersebut bakal melibatkan empat kereta kencana, mobil hias, dan lain-lain.

