Nasib 'Maui Hook' dari Semarang yang Jadi Juara Wood Cup 2026

Nasib 'Maui Hook' dari Semarang yang Jadi Juara Wood Cup 2026

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 24 Jul 2026 17:46 WIB
Aisyah Chustiya (20), mahasiswi Undip asal Sukoharjo bersama tongkat ajaibnya yang sukses memenangkan ajang Wood Cup 2026.
Aisyah Chustiya (20), mahasiswi Undip asal Sukoharjo bersama tongkat ajaibnya yang sukses memenangkan ajang Wood Cup 2026. Foto: dok. pribadi/Aisyah Chustiya
Solo -

Mahasiswi D4 Bahasa Asing Terapan Universitas Diponegoro (Undip), Aisyah Chustiya (20) menjadi juara Wood Cup 2026 dengan kayu yang ditemukan di Pantai Cipta Semarang. Usai jadi juara dunia, bagaimana nasib kayu tersebut?

Chustiya menjelaskan, selama voting digelar akun Instagram @officialstickreviews, kayu tersebut ramai dijuluki 'Maui Hook' oleh warganet karena bentuknya dianggap mirip kail milik karakter Maui dalam film animasi Moana. Ada juga yang memberikan julukan 'Pudge Hook' dari game Dota.

"Dari orang-orang sendiri. Dari awal diposting di Reels Official Stick Reviews sudah ada yang nyebut 'Maui Hook'. Ada juga yang bilang 'Pudge Hook', ada yang bilang mirip celurit. Jadi yang kasih nama itu netizen karena mereka punya imajinasi masing-masing melihat bentuk kayunya," kata Chustiya saat dihubungi detikJateng, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun meski sudah ditetapkan menjadi juara dunia dan dikenal mancanegara, Chustiya tidak membawanya pulang. Dia meletakkan kembali di tempatnya ditemukan.

ADVERTISEMENT

"Kenapa aku nggak ambil kayunya karena aku juga nggak expect akan jadi serame ini. Terus mungkin karena budaya Jawa 'pring petuk', biasanya disakralkan," ungkapnya.

"Dan aku nggak mau membawa barang itu karena di kamarku yang sekecil ini di Semarang nyimpen barang segede itu, menurutku nggak make sense. Jadi aku tinggalkan," imbuhnya.

Dia mengatakan tongkat itu terdampar di bibir Pantai Cipta. Mahasiswi yang menyukai hal-hal unik itu langsung berpikiran untuk mengikuti Stick Nation.

"Awalnya cuma cari angin doang sih niatnya. Terus mungkin namanya 'insting bolang (bocah petualang' nemu kayu itu. Biasanya aku juga suka lihat kayu-kayu yang random tapi juga nggak kuunggah karena memang nggak sebagus itu," ucap Mbak Kreatif Undip 2025 ini.

"Tapi pas yang satu itu aku kayak 'ih ini sumpah bagus banget', dan kurasa kayaknya ini waktunya aku tampil di Stick Nation," imbuhnya.

Chustiya kemudian membuat story Instagram dan mencolek akun @officialstickreviews yang sudah dia ikuti lama. Kemudian sistem voting dilakukan dan ternyata dia menjadi juaranya mengalahkan negara-negara lain.

"Karena sistemnya vote, jadi 'the power of netizen' itu bekerja banget. Jadi kita menang karena memang lebih banyak orangnya. Jadi kalau mau dibilang ini prestasi buat aku, sebenarnya nggak juga," ungkapnya.

Soal hadiah, Chustiya mengatakan pihak penyelenggara Wood Cup, sudah menghubunginya. Namun, hingga kini Chustiya belum mengetahui bentuk hadiah yang akan diterima.

"Sudah aku kirimin alamatnya sampai sekarang belum tahu bakal dikasih apa. Cuma prediksiku mungkin merchandise. Soalnya mereka juga punya merchandise," tuturnya.



(alg/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads