Jambret Tega Gasak Kalung Milik Bocah TK di Boyolali

Jambret Tega Gasak Kalung Milik Bocah TK di Boyolali

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 23 Jul 2026 14:58 WIB
Tangkapan layar CCTV memperlihatkan detik-detik kalung emas bocah TK dijambret di Boyolali, Rabu (22/7/2026).
Tangkapan layar CCTV memperlihatkan detik-detik kalung emas bocah TK dijambret di Boyolali, Rabu (22/7/2026). Foto: dok. Rekaman CCTV
Boyolali -

Aksi penjambretan menimpa bocah yang duduk di Taman Kanak-kanak (TK) di Boyolali. Pelaku mengambil kalung emas korban saat bermain dekat rumahnya.

Diketahui, insiden yang terekam CCTV itu terjadi di Kelurahan Siswodupuran, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral, terlihat seorang pria naik sepeda motor matik putih berhenti di pinggir jalan. Ia duduk di atas sadel motornya mengenakan helm warna hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku terekam membuka handphone, dan menyelipkannya ke helm arah kuping kanan seakan menelepon seseorang. Lalu kembali menarik telepon selulernya itu dan dipindah ke kuping kiri di pegang tangan kiri. Sedangkan tangan kanan melepas helmnya sembari menoleh ke belakang. Pelaku tampak juga memakai topi.

ADVERTISEMENT

Kemudian datang 2 orang anak kecil, laki-laki dan perempuan datang dari arah belakang. Pelaku pun sempat menoleh ke anak-anak tersebut. Lalu dia menurunkan standar motornya. Pelaku juga tampak menoleh ke belakang beberapa kali melihat situasi sekitar.

Pelaku kemudian turun dari motornya dan mendekati bocah perempuan tersebut, dan langsung menarik kalung yang dipakai korban hingga putus. Setelah itu, pelaku segera menggeber motornya dan kabur dari lokasi.

Sedangkan korban sempat melihat ke arah pelaku itu, kemudian lari pulang ke rumahnya sembari menangis.

Ibu korban, Ninik (34), mengungkapkan penjambretan yang menimpa putrinya terjadi pada Rabu (22/7) sore. Lokasinya di kampung dekat rumahnya.

"Kejadian kemarin itu berlangsung sekitar pukul 17.23 WIB," kata ibu korban, Ninik (34), kepada para wartawan Kamis (23/7/2026).

Saat kejadian dirinya sedang mandi setelah mengantarkan anaknya les. Dia sudah meminta anak perempuannya tersebut untuk tetap di dalam rumah saja.

"Habis antar anak saya les, saya bilang sama anak saya, 'Dik kamu nanti di dalam rumah saja ya, jangan ke mana-mana. 'Iya ma', gitu," jelas dia.

Namun kemudian anaknya dihampiri teman bermainnya dan diajak keluar. Keduanya kemudian bermain keluar rumah.

"Kemudian, di situ lah orang itu sudah memantau. Anak saya mau pulang dicegat terus diambil kalungnya," ungkap Ninik.

Ninik mengatakan, pelaku membawa kabur kalung liontin emas seberat 3 gram yang dikenakan putrinya. Akibatnya, dia menderita kerugian sekitar Rp 4 juta.

"(Beratnya) Kalung sama liontinnya sekitar 2,5 gram hampir ke 3 gram. Kerugian sekitar Rp 4 juta," ucap Ninik.

Pihaknya kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Boyolali Kota.

Menurut dia, dampak kejadian itu, anaknya dan temannya tersebut sempat mengalami trauma. Teman anaknya sempat dikira diculik.

"Ini (korban) sudah sekolah. Sekolahnya di Bani Adam. Iya TK Bani Adam," ujar Ninik.

Sementara itu, Kanit Reskrim Boyolali Kota, Ipda Budiarto, dimintai konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Boyolali Kota langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Penyidik juga meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti serta mengecek rekaman CCTV.

"Saat ini masih dalam lidik, pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti," kata Budiarto.



(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads