Detik-detik Karyawan Koperasi Dibacok Saat Tagih Utang di Klaten

Detik-detik Karyawan Koperasi Dibacok Saat Tagih Utang di Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Rabu, 22 Jul 2026 17:22 WIB
Ilustrasi pembacokan, ilustrasi penebasan, ilustrasi penikaman. (AI)
Foto: Ilustrasi pembacokan, ilustrasi penebasan, ilustrasi penikaman. (AI)
Klaten -

Karyawan koperasi simpan pinjam (KSP) berinisial T, warga Kabupaten Sukoharjo luka ditebas pedang. Korban ditebas pedang saat menagih angsuran pinjaman di rumah pelaku, W di Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten.

Kapolsek Klaten Tengah, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, menceritakan kronologis kejadian tersebut. Kejadian bermula pada Selasa tanggal 21 Juli 2026 sekitar 13.00 WIB. Saat itu korban bersama dengan rekannya mendatangi rumah pelaku untuk melakukan penarikan tagihan koperasi kepada P, yang merupakan istri dari pelaku.

"Korban bersama dengan rekannya mendatangi rumah pelaku untuk melakukan penarikan tagihan koperasi kepada P, yang merupakan istri dari pelaku. Karena belum mempunyai uang, saudari P belum bisa memberi uang angsuran hutang kepada korban," terang Alif kepada detikJateng, Rabu (22/7/2026) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Alif, setelah itu korban meminta P untuk mengangsur dulu sebesar Rp 50 ribu untuk laporan korban ke kantor KSP. Namun P tetap tidak bisa atau tidak bersedia mengangsurnya.

"Namun P tetap tidak bisa atau tidak bersedia mengangsurnya dan akhirnya terjadi cek-cok antara P dengan korban. Kemudian dari dalam rumah pelaku keluar menanyakan apa yang menjadi permasalahan cek-cok tersebut dengan korban," lanjut Alif.

ADVERTISEMENT

Alif menerangkan setelah itu pelaku masuk kembali ke dalam rumah. Namun tiba-tiba datang kembali dengan membawa sebilah pedang.

"Tiba-tiba datang kembali dengan membawa sebilah pedang. Pelaku langsung mengayunkan ke arah kepala korban namun saat itu korban dapat menangkis dengan tangan kiri," papar Alif.

Begitu diserang, sebut Alif, korban berusaha merebut pedang yang di bawa oleh pelaku. Selanjutnya saksi membantu korban dengan melemparkan kursi busa di mana saat itu pelaku menghindar.

"Saat itu pelaku menghindar sehingga pedang yang dibawa oleh pelaku dapat korban kuasai. Setelah itu korban pergi keluar rumah untuk menyelamatkan diri sambil membawa pedang milik pelaku," sambung Alif.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku itu, tutur Alif, korban mengalami luka pada jari sebelah kanan bagian telunjuk, jari tengah dan jari kelingking serta luka sobek pada bagian telapak tangan sebelah kiri. Korban langsung berobat di RS Cakra Husada Klaten.

"Korban langsung berobat di RS Cakra Husada Klaten. Selanjutnya melaporkan kejadian ke Polsek Klaten Tengah guna penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.



(alg/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads