Beredar video dengan narasi Bukit Teletubbies di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, terbakar viral di media sosial. Berikut kesaksian warga.
Kabar tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @portalsemarang pada Rabu (22/7). Akun tersebut hanya menerangkan adanya kebakaran di Bukit Teletubbies Kedungmundu.
Pantauan detikJateng di lokasi pada pukul 14.00 WIB, tampak sebagai hamparan bukit hangus terbakar. Kebakaran melanda rerumputan di bukit tersebut, namun tidak dengan pohonnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dekat bukit tersebut terdapat perkampungan padat. Bekas kebakaran hanya berjarak beberapa meter dari rumah.
Salah satu akses jalan menuju lokasi kebakaran tidak dapat dilalui menggunakan kendaraan, harus berjalan kaki sekitar 300 meter. Di kaki bukit yang tidak terdampak, dan terdapat sebuah warung yang menjual minuman dan gorengan.
Bukit Teletubbies di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang terbakar, Rabu (22/7) siang. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng |
Pemilik warung, Sumini (62), mengatakan dirinya mulai membuka warung sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu dia sudah mendapati bukit yang berada sekitar 100 meter di samping warungnya itu telah dilalap api.
"Buka warung jam 10. Itu sudah ada kebakaran. Lihat asap itu sudah buka warung," kata Sumini saat ditemui detikJateng di warungnya, Rabu (22/7/2026)
Dia menyebut api membakar ilalang. Sementara pepohonan tidak terbakar.
"Ndak kena pohon, cuma ilalang saja," ungkapnya.
Sumini pun tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Dia menyebut tidak ada seorang pun di lokasi saat dirinya membuka warung.
"Nggak tahu, itu karena apa, saya di sini sudah murup (api sudah membakar bukit). Pas tidak ada orang barusan," terangnya.
Dia sempat khawatir api bakal menjangkau warungnya. Wanita tersebut mengatakan petugas pemadaman juga berada di lokasi beberapa waktu selang dirinya datang.
"Api itu sudah ada khawatir sampai, tapi sini sudah padam semua. Tadi ada pemadam ke sini," pungkasnya.
Seorang warga sekitar yang juga membuka warung sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran, Salamun (77), menyebut dirinya mengetahui kebakaran tersebut sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, dia tidak mengetahui penyebab api muncul.
"Tahu-tahu sudah ada api besar. Sebelahnya Bukit Teletubbies, jam 12 tadi. Tapi nggak tahu yang bakar siapa, tahu-tahu ada api kelihatan kebulnya," terang Salamun.
Kakek tersebut menyebut api padam sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu angin bertiup kencang.
"Kira-kira 12.30 sudah padam. Anginnya kan besar makanya cepat (api merambat)," pungkasnya.
Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani, menyebut kebakaran diketahui berlangsung pada pukul 11.30 WIB. Api melalap semak belukar di lahan kosong milik warga.
"Sekitar pukul 11.30 WIB, telah terjadi peristiwa kebakaran semak belukar berupa rumput dan ilalang kering di lahan kosong milik keluarga Bapak Sukawi yang berlokasi di RT 06/13 Kelurahan Tandang," kata Tyas kepada detikJateng melalui pesan singkat.
Tyas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Dua armada Damkar Kota Semarang dikerahkan untuk memadamkan api.
"Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses lokalisir dan pemadaman api. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, serta kerugian material dinyatakan nihil mengingat objek yang terbakar merupakan lahan kosong berupa semak belukar dan ilalang kering," sebutnya.
Tyas menyebut api padam sekitar pukul 13.15 WIB. Dugaan sementara, api muncul lantaran panasnya cuaca siang itu.
"Pukul 13.15 WIB (api padam). Sementara diduga karena cuaca yang sangat panas, Mas," pungkasnya.
(alg/afn)

