Mbah Kasanah Syok Rumahnya Terbakar Saat Ditinggal Gembala Kambing

Mbah Kasanah Syok Rumahnya Terbakar Saat Ditinggal Gembala Kambing

Mukhammad Fadlil - detikJateng
Rabu, 22 Jul 2026 15:06 WIB
Penampakan rumah warga Ringin, Pamotan, Rembang yang terbakar, Rabu (22/7/2026) pagi.
Penampakan rumah warga Ringin, Pamotan, Rembang yang terbakar, Rabu (22/7/2026) pagi. (Foto: dok. BPBD Rembang)
Rembang -

Rumah seorang lansia di Desa Ringin, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, terbakar pagi tadi. Kebakaran diduga dipicu api dari tungku kayu bakar di dapur yang belum padam saat pemilik rumah pergi menggembala kambing.

Korban diketahui bernama Kasanah (70), warga Dusun Ngaleng, Desa Ringin. Saat kebakaran terjadi pukul 09.10 WIB, korban tidak berada di rumah karena sedang menggembala kambing.

"Pemilik rumah saat itu masih syok sehingga belum bisa dimintai keterangan. Informasi yang saya terima dari warga, api diduga berasal dari tungku pawon berbahan bakar kayu yang lupa dipadamkan ketika pemilik rumah pergi menggembala kambing," kata Sekretaris Desa Ringin, Ayatullah Dwi Cahyono, saat dihubungi detikJateng, Rabu (22/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ayatullah mengaku menerima laporan dari Ketua RT sekitar pukul 09.10 WIB. Ia kemudian bergegas ke lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, saat itu Damkar telah lebih dulu menerima laporan dari warga.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, api menghanguskan bagian belakang rumah yang digunakan sebagai dapur. Warga sempat berupaya memadamkan api sebelum petugas tiba.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Yang terbakar bagian belakang rumah," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang M. Lutfi Hakim mengatakan berdasarkan pendataan sementara, kebakaran diduga bermula dari tungku kayu bakar yang masih menyala setelah digunakan memasak.

"Korban memasak nasi sekitar pukul 05.30 WIB menggunakan tungku kayu bakar. Sekitar pukul 07.00 WIB korban pergi menggembala kambing. Dugaan sementara, api pada tungku belum benar-benar padam sehingga menyambar bagian dapur rumah," jelas Lutfi saat dimintai konfirmasi detikJateng hari ini.

Api pertama kali diketahui Muntohir, warga yang baru pulang dari kolam ikan di belakang rumah korban. Melihat kobaran api membesar, ia berteriak meminta pertolongan sehingga warga berdatangan untuk memadamkan api dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.

Penampakan rumah warga Ringin, Pamotan, Rembang yang terbakar, Rabu (22/7/2026) pagi.Penampakan rumah warga Ringin, Pamotan, Rembang yang terbakar, Rabu (22/7/2026) pagi. Foto: dok. BPBD Rembang

Laporan kemudian diteruskan ke Damkar Pos Sedan yang meminta bantuan Tim Damkar Yonif TP 888/Satria Sejati. Petugas gabungan tiba di lokasi pukul 09.20 WIB dan berhasil memadamkan api pada pukul 09.45 WIB.

Selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Namun, bagian belakang rumah, terutama dapur, ludes terbakar. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 90 juta.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian saat mematikan tungku kayu bakar, sementara penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Lutfi.



(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads