Seekor ular kobra Jawa atau Naja sputatrix dewasa dievakuasi dari Dukuh Gebang, Desa Baran, Kecamatan Cawas, Klaten tadi siang. Ular ditemukan di fondasi samping pos ronda.
"Kronologisnya sekitar jam 09.00 WIB, Pak RT Dukuh Gebang telpon saya. Ada ular masuk ke fondasi batas pagar, tumpukan batu bata," kata relawan Exalos Indonesia regional Klaten dan RCTD, Mardiyono, kepada detikJateng, Selasa (21/7/2026).
Ular tersebut, kata Mardiyono, dilaporkan panjangnya sekitar 1,2 meter warna hitam. Begitu mendapat laporan dirinya langsung ke lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya langsung ke lokasi, tapi sebelumnya warga tak minta memantau pergerakan ular tersebut," terang Mardiyono.
Menurut Mardiyono, warga sempat ketakutan karena ular itu cukup besar. Apalagi di lokasi merupakan tempat pos ronda malam.
"Itu dekat pos ronda malam. Saya sampai lokasi ular sudah masuk ke dalam fondasi sehingga terpaksa saya bongkar," lanjut Mardiyono.
Mardiyono menyebut ular itu bersembunyi di bawah fondasi diduga untuk sarang. Sebab, dua hari sebelumnya ditemukan juga ular sejenis.
"Dua hari kemarin muncul satu ular tapi dipukuli warga ini kok muncul lagi. Saya sampaikan edukasi ke warga yang melihat agar selalu waspada," tutur Mardiyono.
"Ular panjangnya sekitar 1,2 meter, dilihat dari bentuknya kobra betina," tutupnya.
Sementara koordinator animal rescue Exalos Indonesia regional Klaten, Raditya Saiful Fauzi, meminta masyarakat selalu berhati-hati. Sebab bulan ini masa berkembang biak.
"Betul, ini mulai masa kembang biak ular," ungkapnya.
