Kuliah di PTN Akreditasi A Cuma Rp 7.000 Sehari, Simak Cara Daftarnya

Kuliah di PTN Akreditasi A Cuma Rp 7.000 Sehari, Simak Cara Daftarnya

Inkana Putri - detikJateng
Selasa, 21 Jul 2026 13:53 WIB
UT Surakarta
Foto: UT
Jakarta -

Saat ini, tak sedikit pekerja masih menunda melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Alasan yang paling sering muncul antara lain keterbatasan waktu karena sudah bekerja serta anggapan bahwa biaya kuliah terlalu mahal.

Padahal, jika dihitung, pengeluaran sehari-hari yang kerap dianggap kecil justru bisa lebih besar. Mulai dari membeli kopi, makan siang, hingga biaya transportasi harian yang tanpa disadari menghabiskan anggaran setiap bulan. Di sisi lain, keputusan untuk berinvestasi pada pendidikan justru sering kali terus ditunda.

Keresahan ini kerap dialami banyak pekerja yang ingin melanjutkan pendidikan, tetapi terkendala waktu dan fleksibilitas. Kebutuhan akan sistem pembelajaran yang dapat menyesuaikan dengan kesibukan sehari-hari pun semakin meningkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Terbuka (UT) Surakarta menawarkan sistem pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan secara lebih fleksibel. Dengan model ini, mahasiswa tetap dapat bekerja maupun menjalankan aktivitas lainnya tanpa harus meninggalkan proses belajar.

Kuliah di PTN Cuma Rp 7.000 Sehari, Lebih Murah dari Secangkir Kopi

ADVERTISEMENT

Biaya kuliah sering menjadi alasan banyak orang menunda melanjutkan pendidikan. Padahal, biaya kuliah di Universitas Terbuka (UT) untuk program Diploma dan Sarjana dimulai dari sekitar Rp1,3 juta per semester.

Jika dihitung rata-rata selama satu semester, biayanya setara sekitar Rp7.000 per hari. Angka tersebut bahkan lebih rendah dibandingkan harga secangkir kopi atau pengeluaran harian lain yang sering kali luput dari perhatian.

Jika dibandingkan, pengeluaran harian untuk membeli kopi dapat mencapai Rp 25 ribu sehari. Padahal, dengan mengalokasikan sebagian anggaran tersebut untuk pendidikan, investasi yang diperoleh bisa memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari peningkatan kompetensi hingga peluang karier yang lebih luas.

Selain biaya kuliah yang terjangkau, proses pendaftaran di Universitas Terbuka (UT) juga relatif ringan. Calon mahasiswa cukup membayar biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu, tanpa dikenakan uang gedung maupun uang pangkal.

Murah Bukan Berarti Kualitasnya Seadanya

Ini yang penting digarisbawahi. UT bukan kampus abal-abal yang cuma mengandalkan embel-embel kuliah online murah. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri, UT terakreditasi Institusi A dari BAN-PT, standar tertinggi yang sama dengan kampus-kampus negeri favorit lainnya.

Kualitas pendidikan juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Sebagai perguruan tinggi negeri, Universitas Terbuka (UT) telah mengantongi akreditasi institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Di tingkat internasional, UT juga memperoleh pengakuan melalui peringkat empat bintang dari QS Stars University Ratings. Selain itu, UT telah lima kali meraih sertifikasi kualitas dari International Council for Open and Distance Education (ICDE) sejak 2005, serta memperoleh akreditasi dari Asian Association of Open Universities (AAOU). Empat program studinya juga telah mendapatkan akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) asal Jerman.

"Di level lokal, UT Surakarta juga bukan pemain baru. Kampus yang berlokasi di Sukoharjo dan melayani wilayah Solo Raya ini baru saja meraih penghargaan "Pioneer in Accessible Education Innovation" pada ajang Solo Pos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026. Alumni UT secara nasional juga mencakup nama-nama besar seperti Moeldoko dan Bambang Soesatyo, bukti bahwa jalur kuliah jarak jauh bisa membawa seseorang jauh melampaui ruang kelas," tulis keterangan resmi UT Surakarta, Selasa (21/7/2026).

Saatnya Berhenti Menunda

Menunda kuliah karena alasan biaya atau waktu sebenarnya bukan solusi, namun hanya memindahkan masalah yang sama ke tahun depan. Dengan UT Surakarta, alasan itu satu per satu sudah terjawab. Biaya terjangkau, kualitas terakreditasi A dan diakui dunia, serta sistem belajar fleksibel yang tetap bisa jalan berdampingan dengan pekerjaan.

"Pendaftaran mahasiswa baru jalur umum (Non-RPL) untuk Program Diploma dan Sarjana di UT Surakarta masih dibuka sampai 22 Juli 2026. Buat yang punya pengalaman kerja atau pernah kuliah sebelumnya, ada juga jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang memungkinkan pengalaman itu dikonversi jadi SKS, jadi masa kuliah bisa lebih efisien," papar keterangan resmi UT Surakarta.

Pendaftaran mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) jalur reguler masih dibuka hingga 22 Juli 2026. Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai program studi dan proses pendaftaran melalui surakarta.ut.ac.id atau langsung mendaftar melalui admisi-sia.ut.ac.id. Jadwal pendaftaran tersebut juga tercantum pada laman resmi UT.

Informasi terbaru mengenai kegiatan dan layanan UT Surakarta juga dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @utsurakarta.

(akd/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads