Polisi mengungkapkan detik-detik pemotor tertabrak kereta di rel Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Motor yang dikendarai seorang pria dan dua siswa SD tertabrak usai nekat menerobos palang kereta hingga seorang siswa meninggal.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul, menjelaskan kejadian terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Pagi itu, pemotor yakni Rujito (45) mengendarai sepeda motor Honda Supra memboncengkan dua bocah SD yakni HRA (9) dan ZIA (12).
Sebelum melintasi rel kereta api, petugas sudah menutup palang pintu karena akan ada kereta barang yang sudah melaju dari barat ke timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pukul 06.54 WIB kereta barang nomor 258 melintas dari arah barat menuju timur. Petugas penjaga perlintasan telah menutup palang pintu karena akan dilalui kereta," ungkap Nurul melalui pesan singkat kepada detikJateng, Senin (20/7/2026).
Tetapi, lanjut Nurul, meski palang perlintasan sudah ditutup Rujito tetap saja menerobosnya. Padahal, petugas jaga juga sudah memberikan peringatan kepada pemotor terkait keberadaan kereta api yang akan melintas.
Hanya saja, peringatan tersebut tidak diindahkan oleh korban yang tetap melajukan motornya.
"Korban yang mengendarai sepeda motor menerobos palang pintu perlintasan yang saat itu sudah ditutup karena akan dilalui kereta barang," ucapnya.
"Petugas perlintasan juga sudah berteriak memperingatkan korban, namun tidak dihiraukan," imbuhnya.
Jarak yang sudah dekat akhirnya bagian belakang sepeda motor tertabrak kereta yang melaju dari arah barat menuju timur. Benturan keras membuat pengendara, dua penumpang, serta sepeda motor terpental hingga ke pembatas jalan.
"Saat dievakuasi para korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans hebat ke RSUP Dr Kariadi Semarang," terangnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung, mengatakan korban berinisial HRA (9), yakni sang adik, meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara kakaknya, ZIA (12) dan Rujito (45) mengalami luka pada kepala.
"Pembonceng HRA meninggal dunia di RSUP Dr Kariadi, luka pada cedera kepala," ucapnya.
