Terekam CCTV! Tawuran Pelajar di Demak, 1 Orang Tewas

Terekam CCTV! Tawuran Pelajar di Demak, 1 Orang Tewas

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 18 Jul 2026 17:28 WIB
perkelahian antar anak sma
Ilustrasi tawuran pelajar. Foto: Edi Wahyono
Demak -

Tawuran maut kelompok pelajar di Jalan Raya Semarang-Purwodadi, Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak terekam CCTV. Kejadian ini mengakibatkan satu orang tewas dan dua orang lain terluka.

detikJateng mendapatkan rekaman CCTV dari salah satu warung es teh kontainer yang berada di depan lokasi kejadian. Terlihat pada video itu sejumlah orang berteriak dan berlarian di tengah jalan.

Suara klakson dari sejumlah kendaraan juga terdengar saat kondisi semakin memanas. Sejumlah orang juga tertangkap kamera pengawas membawa senjata tajam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Karangawen, AKP Mujiyono, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Jumat (17/6) sekitar pukul 15.30 WIB. Tawuran tersebut diduga melibatkan kelompok pelajar dengan menggunakan senjata tajam.

"Sekelompok pemuda diduga pelajar dengan kelompok pemuda lain terlibat aksi saling kejar dan tawuran. Diduga mereka menggunakan senjata tajam," kata Mujiyono saat dihubungi detikJateng, Sabtu (18/7/2026).

ADVERTISEMENT

Mujiyono menyebut salah satu saksi di TKP juga sempat melihat ada seseorang yang diseret ke arah Semarang. Orang tersebut kemudian ditemukan tergeletak.

"Saksi melihat ada beberapa unit sepeda motor yang ditumpangi empat orang dan menyeret satu orang laki-laki. Korban tersebut ditinggalkan di pinggir jalan dan rombongan lainnya pergi," jelas Mujiyono.

Mujiyono menyebut korban tersebut mengalami luka bacok dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Nahas, nyawanya tidak tertolong.

"Korban meninggal dunia pelajar di bawah umur, mengalami luka bacok di pinggang belakang. Sempat dirawat di RS Sultan Fatah namun dinyatakan meninggal dunia pukul 18.30 WIB kemarin," ungkap Mujiyono.

Mujiyono menyampaikan dua orang lain juga ditemukan di lokasi berbeda dengan sejumlah luka. Mereka sempat dirawat dan sudah diperbolehkan pulang.

"Dua orang lain yang diduga terkait peristiwa tersebut ditemukan di lokasi lain. Satu orang mengalami luka robek pada punggung dan satu orang luka robek pada pinggang," jelas Mujiyono.

"Sudah dilakukan perawatan, saat ini keduanya dinyatakan sudah boleh rawat jalan oleh dokter yang menangani," tambahnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma, mengatakan saat ini peristiwa tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian.

"Kita masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa ini," kata Arlan.



(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads