Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia sangat identik dengan lomba-lomba yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa. Selain menjadi hiburan, lomba 17 Agustusan juga dapat membangun kekompakan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Tidak semua lomba diadakan di outdoor, sebagian dilaksanakan di dalam ruangan alias indoor. Lomba-lomba dalam ruangan menjadi pilihan apabila tempat atau cuaca tidak mendukung.
Lomba yang bersifat outdoor biasanya membutuhkan tempat yang luas karena permainannya melibatkan banyak gerakan dan kreasi-kreasi baru yang tentunya disesuaikan dengan usia masing-masing. Sebaliknya, lomba indoor kerap kali tidak se-menuntut lomba outdoor berkenaan persoalan ruang.
Seperti sudah detikers ketahui, lomba 17 Agustus telah menjadi bagian tradisi setiap tahunnya di Indonesia. Beberapa permainan yang lazim dilombakan adalah joget balon, balap sarung, dan makan kerupuk.
Lantas, lomba apa saja yang dapat digelar di dalam maupun luar ruangan tahun ini? Berikut 20 ide lomba 17 Agustusan indoor serta outdoor yang dapat detikers jadikan referensi!
10 Ide Lomba 17 Agustusan Indoor
1. Lomba Tebak Gaya
Pertama peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Salah satu anggota memperagakan kata atau aktivitas tanpa berbicara, sedangkan anggota lainnya harus menebak dalam batas waktu tertentu.
Tema yang digunakan dapat berupa profesi, kegiatan sehari-hari, pahlawan nasional, olahraga, atau kebiasaan khas Indonesia. Tebak gaya dapat dimainkan dengan meminta seorang peserta menirukan gerakan atau karakter tertentu, kemudian anggota kelompok menebaknya. Permainan ini cocok digunakan untuk mencairkan suasana dan membangun komunikasi tim.
2. Lomba Tebak Lagu Nasional
Panitia memutar bagian awal lagu atau insstrumen lagu nasional dan peserta harus menebak judu lagu dengan benar. Pilihlah lagu yang dikenal banyak orang agar audio terdengar jelas.
3. Lomba Memasukkan Pensil ke Botol
Yang diperlukan adalah pensil atau paku yang nantinya akan diikat menggunakan tali ke pinggang peserta. Kemudian, peserta harus memasukkan ke dalam botol tanpa bantuan apapun. Pemenang adalah yang berhasil memasukkan pensil atau paku tercepat.
4. Lomba Menyusun Gelas Plastik
Peserta diminta menyusun gelas plastik menjadi bentuk pramida. Setelah jadi, piramida dari gelas plastik itu mesti dibongkar kembali. Peserta yang paling cepat menyelesaikan tantangan tersebut maka ia yang akan menjadi pemnenangnya. Lomba ini bisa dijadikan individu maupun kelompok agar lebih seru.
5. Lomba Tebak Benda dalam Kotak
Panitia akan memasukkan benda-benda ke dalam kotak dan nantinya peserta hanya boleh meraba tanpa melihat. Tentunya, benda yang disimpan dalam kotak harus tak berbahaya, seperti sisir atau karet gelang. Hindari benda-benda dengan permukaan tajam yang berpotensi melukai.
6. Lomba Estafet Sarung
Peserta berdiri berbaris atau membentuk lingkaran sambil bergandengan tangan. Sebuah sarung harus dipindahkan dari peserta pertama hingga terakhir tanpa melepaskan pegangan. Kelompok yang paling cepat memindahkan sarung menjadi pemenang.
7. Lomba Merias Wajah dengan Mata Tertutup
Dalam lomba ini, peserta berkompetisi secara berpasangan. Perias wajah diwajibkan mengenakan penutup mata. Sementara itu, peserta yang dirias boleh mengarahkan secara terbatas.
Dijamin, muka peserta yang dirias bikin gelak tawa pecah! Penilaian didasarkan pada kreativitas, kerapian, dan kelucuan hasil akhir. Gunakan kosmetik yang aman.
8. Lomba Fashion Show Merah Putih
Peserta bisa menggunakan baju bertema merah putih. Pakaiannya tidak harus baru ataupun mahal. Bahkan, pakaian yang memanfaatkan bahan-bahan daur ulang seperti kertas, kardus, dan botol bekas pantas diberi poin lebih. Lomba ini dinilai berdasarkan penampilan, kreatifitas dan kepercayaan diri masing-masing peserta.
9. Lomba Sambung Kata Bertema Indonesia
Pertama peserta duduk membentuk lingkaran terlebih dahulu. Orang pertama menyebutkan kata yang berhubungan dengan Indonesia, kemudian peserta berikutnya harus menyebut kata baru berdasarkan huruf terakhir. Panitia dapat menentukan tema khusus, misalnya nama daerah, makanan tradisional, pahlawan, objek wisata, atau bahasa daerah.
10. Lomba Kuis Kemerdekaan
Panitia menyiapkan pertanyaan seputar kemerdekaan dan peserta menjawab dengan mengangkat papan atau bisa menggunakan bel/tangan yang diangkat. Tingkat kesulitannya disesuaikan dengan usia peserta lomba.
10 Ide Lomba 17 Agustusan Outdoor
1. Lomba Balap Karung
Peserta masuk ke dalam karung kemudian melompat dari garis awal hingga finish dan kembali lagi. Peserta yang cepat mencapai garis finish tanpa keluar garis akan dinyatakan sebagai pemenang.
Biasanya, balap karung dijadikan perlombaan individu. Namun, tidak menutup kemungkinan dibuat sistem estafet. Panitia mesti menyiapkan tanah yang bersih hambatan dan karung berkualitas agar lomba berjalan lancar.
2. Lomba Tarik Tambang
Dua kelompok berdiri pada sisi berlawanan dan menarik tali hingga tanda tengah melewati batas yang telah ditentukan.
Tarik tambang membutuhkan kekuatan sekaligus strategi dan kekompakan. Jumlah serta perkiraan kemampuan fisik anggota setiap kelompok harus dibuat seimbang.
3. Lomba Makan Kerupuk
Ketupuk digantung menggunakan tali dengan ketinggian sesuai peserta dan peserta harus menghabiskan kerupuk tersebut. Pemenangnya adalah peserta yang paling cepat habis.
4. Lomba Bakiak Beregu
Tiga hingga lima orang peserta diperlukan dalam permainan ini. Mereka harus berjalan sama antara kaki kanan dan kaki kiri sampai garis finish tanpa keluar jalur.
Apabila jatuh, peserta harus mengulang dari awal lagi untuk melanjutkan permainan. Kunci permainan ini adalah aba-aba dan kesamaan langkah. Peserta sebaiknya berlatih sebentar sebelum perlombaan dimulai.
5. Lomba Balap Kelereng
Peserta membawa kelereng yang diletakkan disendok dengan cara digigit. Mereka harus berjalan menuju garis finish tanpa menjatuhkan, apabila terjatuh harus mengulang kembali dari garis start.
Gunakan kelereng berukuran cukup besar untuk peserta anak-anak dan awasi agar benda tersebut tidak dimasukkan ke mulut.
6. Lomba Joget Balon Berpasangan
Dua peserta menjepit balon menggunakan dahi, punggung, atau perut, kemudian bergerak mengikuti musik tanpa memegang balon. Pasangan yang menjatuhkan atau memecahkan balon akan dianggap gugur.
7. Lomba Estafet Air dengan Spons
Peserta harus memindahkan air dari ember satu ke amber kedua dengan menggunakan spons lalu diperas. Panitia menetapkan waktu yang tersedia untuk memindahkan air. Peserta yang berhasil memindahkan air paling banyak saat waktu habis dinyatakan sebagai pemenang.
8. Lomba Sepak Bola Berdaster
Permainan ini mengikuti dasar sepak bola yang sesuai. Namun, jika pada umumnya sepak bola memakai jersey, maka kali ini harus memakai daster.Peserta tetap memakai atribut bermain sepak bola, hanya saja pakaiannya yang ganti.
9. Lomba Memecahkan Balon Air
Balon berisi air digantung di atas peserta. Dengan mata tertutup, peserta harus mencari dan memecahkan balon menggunakan tongkat yang aman. Panitia wajib memberikan jarak antarpeserta untuk menghindari terkena pukulan.
10. Lomba Gobak Sodor
Peserta dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim penjaga dan tim penyerang. Tim penyerang harus melewati garis penjagaan tanpa tersentuh hingga kembali ke titik awal. Permainan ini membutuhkan kecepatan, strategi, dan kerja sama.
Kriteria Lomba yang Harus Dihindari Panitia
Keseruan ketika berlomba harus tetap diiringi dengan keselamatan. Di antaranya dengan tidak menggunakan benda tajam, bahan kimia, cairan licin, dan alat-alat yang menyebabkan cidera. Selain itu, beberapa kriteria lomba yang harus dihindari panitia meliputi:
- Lomba yang mempermalukan.
- Merendahkan kondisi fisik.
- Memuat perundungan.
- Memaksa peserta juga perlu dihindari.
- Semua warga harus dapat mengikuti perayaan secara nyaman dan sukarela.
Nah, detikers, terdapat banyak pilihan lomba 17 Agustusan yang dapat dilaksanakan di dalam maupun luar ruangan. Semoga kumpulan ide tersebut membantu panitia menyiapkan perayaan Hari Kemerdekaan yang meriah, aman, dan dapat dinikmati.
Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani mahasiswa magang pendidikan di detikcom
Simak Video "Video K-Talk: Ngerayain HUT RI di Busan Korsel, Ngapain Aja Ya?"
(num/aku)