Banjir rob kembali naik dan merendam permukiman warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Ada 36 rumah warga yang terdampak banjir rob.
Untuk diketahui banjir rob melanda permukiman warga Tunggulsari sejak pertengahan Mei 2026 lalu. Genangan banjir merendam permukiman hingga tambak warga selama sebulan lebih.
Banjir ini sempat surut pada pertengahan Juni 2026 lalu. Akan tetapi kini rob kembali naik dan merendam rumah warga.Hal ini pun dibenarkan oleh Kades Tunggulsari, Setyo Wahyudi. Setyo mengatakan rob kembali naik sejak pagi tadi. Banjir rob merendam warga mulai dari 10 sampai 30 sentimeter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggih pagi tadi rob pasang naik lagi," jelas Setyo saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).
Dia mengatakan per siang ini genangan banjir berdampak ke 36 rumah warga. Puluhan rumah itu menjadi langganan saat ada banjir rob mengalami kenaikan.
"Siang ini 36 rumah kena lagi," jelas dia.
Dia mengatakan penanganan banjir rob di desanya kurang maksimal. Pekerjaan tanggul baru selesai sepanjang 75 meter. Sementara tanggul yang belum tertangani sepanjang 90 meter baru proses pekerjaan.
"Tanggul pertama yang dari pemkab sudah selesai 75 meter, tanggul ke 2 sepanjang 90 meter baru proses pancang.Penanganan dari pemprov baru persiapan material. Hari Kamis rencana pemasangan pancang sepanjang 450 meter," terang dia.
Setyo mengaku pasrah dan khawatir jika banjir kembali parah seperti kemarin.
"Khawatir kalau naik lagi ya, warga tidak bisa bekerja sebagai petani tambak budidaya ikan nila salin," jelas dia.
