Cuma Ada 3 Siswa, MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Tetap Meriah

Cuma Ada 3 Siswa, MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Tetap Meriah

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 13 Jul 2026 11:18 WIB
Suasana SDN Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, yang hanya menerima tiga murid baru di tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).
Suasana SDN Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, yang hanya menerima tiga murid baru di tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

SDN Purwoyoso 01 Kota Semarang hanya menerima tiga murid baru tahun ini. Meski jumlah peserta didik baru sangat sedikit, sekolah tetap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara meriah.

Pantauan detikJateng di SDN Purwoyoso 01, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, tampak di kelas 1 hanya ada tiga murid yang tengah memulai pelajaran di hari pertama. Sebelumnya mereka telah disambut dengan maskot sekolah untuk MPLS tahun ini, Si Badut.

Beberapa meja tak berpenghuni dibiarkan tak digunakan dan ditata di bagian belakang kelas. Sementara ketiga anak itu mendengarkan penjelasan guru dengan seksama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala SDN Purwoyoso 01 Kota Semarang, Hajar Riatiani, mengatakan awalnya terdapat lima calon siswa yang mendaftar. Namun, dua di antaranya tidak melakukan daftar ulang sehingga hanya tiga siswa yang resmi masuk.

ADVERTISEMENT

"Yang mendaftar online ada lima. Tapi dua tidak daftar ulang, jadi yang fix masuk hanya tiga siswa saja," kata Hajar di SDN Purwoyoso 01, Senin (13/7/2026).

Menurut Hajar, minimnya jumlah siswa baru bukan disebabkan fasilitas sekolah yang kurang. Namun, kondisi demografi yang menjadi penyebab utama rendahnya jumlah pendaftar.

"SDN Purwoyoso 01 itu lengkap semua untuk kelas terpenuhi ada 6 kelas, masing-masing ada lab komputer tidak dompleng kelas, perpustakaan, ruang UKS, musala, lengkap. Halaman juga ada, Smart TV bantuan pemerintah juga ada, terus fasilitas olahraga," urainya.

"Tapi sedikitnya siswa ini karena lingkungan demografi. Di sekitar sekolah ini sudah tidak ada perumahan yang produktif. Rata-rata penduduknya sudah lansia, tidak punya anak usia masuk SD," lanjutnya.

Menurutnya juga, banyak warga pindah ke daerah perbatasan seperti Kaliwungu, Kabupaten Kendal, yang memiliki banyak perumahan subsidi, lantaran harga rumah di Kota Semarang dinilai sudah terlalu mahal.

"Kemudian sekolah sekitar kita juga masih kekurangan siswa. Jadi kita tidak mendapat limpahan dari sekolah sekitarnya," tuturnya.

Pada tahun ajaran sebelumnya, kata Hajar, SDN Purwoyoso 01 menerima 11 murid baru. Di tengah tahun ajaran, jumlahnya bertambah satu, sehingga total menjadi 12 siswa baru.

Adapun, rangkaian MPLS dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi. Seluruh guru menyambut para siswa di gerbang sekolah bersama maskot Si Badut.

"Yang pertama penyambutan peserta didik. Guru-guru sama maskot badut berdiri di depan gerbang menyambut siswa dari kelas 1-6. Kemudian dilanjutkan upacara pembukaan, pengalungan cocard untuk peserta didik baru," kata Hajar.

Selain itu, tiga murid baru juga mendapat perlengkapan sekolah gratis berupa topi, dasi, atribut kelas, hingga tanda pengenal sekolah. Dalam waktu dekat, sekolah juga akan membagikan seragam batik dan seragam olahraga secara cuma-cuma.

"Kemudian perkenalan guru dan tenaga pendidik, dilanjutkan perkenalan siswa dan permainan sederhana antarsiswa," jelas Hajar.

"Berikutnya ada tur keliling sekolah, pengenalan fasilitas, menyanyikan Jingle MPLS, dilanjutkan mewarnai gambar lingkungan sekolah dan penyampaian kesan hari pertama," lanjutnya.

Meski hanya menerima tiga murid baru, Hajar menegaskan sekolah tetap memberikan penyambutan terbaik bagi para siswa-siswi baru tahun ajaran 2026/2027.

"Berapapun muridnya tetap kita sambut dengan meriah. Setiap tahun kita ganti tema. Kali ini temanya sirkus, ada badutnya juga," ucapnya.

"Kita tetap semangat, tidak ngelokro, tidak kendor, pembukaan tetap semeriah mungkin, biar anak-anak semangat untuk kembali belajar," imbuhnya.



(afn/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads