Malang nasib bocah asal Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan berinisial MKA. Bocah berusia lima tahun itu tewas usai digigit ular weling saat tidur di rumahnya.
Insiden nahas itu terjadi pada Minggu, 5 Juli 2026 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Kala itu, bocah itu sedang tidur pulas di ruang tengah bersama neneknya.
"Kejadiannya sekitar pukul satu dini hari saat korban sedang tidur di rumah," ujar Sekretaris Desa Mesoyi Andri Kurniawan saat dihubungi detikJateng, Minggu (5/7).
Dia menyebut korban sempat dilarikan ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis. Nahas, korban dinyatakan meninggal sekitar pukul 04.00 WIB.
"Rumahnya berada di perkampungan, tetapi dekat dengan kebun warga. Setahu kami, ini pertama kali terjadi kejadian seperti ini di Talun," jelasnya.
Terpisah, paman korban, Yanto, menyebut sebelum kejadian keluarga sempat mengetahui ada ular nyelonong ke dalam rumah.
Ular itu diduga hendak memangsa kadal. Namun, mangsanya berhasil lolos.
"Katanya ada ular masuk rumah dan menangkap kadal. Kadalnya lepas, lalu mungkin ular itu mendekati keponakan saya yang sedang tidur di ruang tengah depan TV bersama simbahnya," kata Yanto.
Keluarga yang mengetahui kejadian itu segera membawa korban ke rumah sakit. Pihak RSUD Kajen juga sempat memberikan serum antibisa kepada korban.
"Pasien memang tiba di IGD dalam kondisi penurunan kesadaran," kata Humas RSUD Kajen Hanung saat dihubungidetikJateng, Senin (6/7).
"Sudah (sudah diberi antibisa)," imbuhnya.
Hanung menjelaskan MKA alias Anam menjadi pasien ke-46 kasus gigitan ular di Pekalongan sepanjang 2026 ini.
"Di tahun 2026 sampai kemarin, data gigitan ular 46 orang. Dari jumlah itu, 9 pasien rawat jalan dan 36 rawat inap serta1 meninggal," kata Hanung.
Nahas, upaya penyelamatan itu tak berhasil, dan korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban pun dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di makam desa setempat.
Simak Video "Video KPK Tangkap 11 Orang Terkait OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq"
(ams/ams)