Bupati Sukoharjo yang juga Kader PDIP, Etik Suryani, kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus pemerasan perangkat daerah. PDIP pun mendukung proses hukum yang dilaksanakan aparat terhadap Etik Suryani.
"PDI Perjuangan taat hukum, sehingga mendukung proses hukum yang dilaksanakan APH," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dihubungi, Jumat (10/7/2026) dilansir detikNews.
Lebih lanjut, Andreas mengaku, pihaknya mendukung KPK memproses Etik secara berkeadilan. Andreas juga berharap dalam kasus ini tak ada tendensi politisasi kasus atau kriminalisasi terhadap yang bersangkutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PDI Perjuangan mendukung proses hukum yang berkeadilan, tanpa tendensi politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap siapa saja yang mengalami kasus-kasus hukum," tuturnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPK memeriksa lima orang termasuk Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Polresta Surakarta usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pemerasan. Setelah diperiksa, mereka yang terjaring OTT itu langsung dibawa ke Jakarta.
"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7).
Adapun OTT ini sendiri terkait pemerasan perangkat daerah di Sukoharjo oleh Etik. Total ada 5 orang yang diamankan KPK.
"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," sebutnya.
