PDIP Harap Tak Ada Tendensi Politisasi di Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Nasional

PDIP Harap Tak Ada Tendensi Politisasi di Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Matius Alfons Hutajulu - detikJateng
Jumat, 10 Jul 2026 11:49 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/7/2026), usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Penyidik membawa Etik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/7/2026), usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Penyidik membawa Etik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Foto: Ari Saputra/detikFoto
Solo -

Bupati Sukoharjo yang juga Kader PDIP, Etik Suryani, kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus pemerasan perangkat daerah. PDIP pun mendukung proses hukum yang dilaksanakan aparat terhadap Etik Suryani.

"PDI Perjuangan taat hukum, sehingga mendukung proses hukum yang dilaksanakan APH," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dihubungi, Jumat (10/7/2026) dilansir detikNews.

Lebih lanjut, Andreas mengaku, pihaknya mendukung KPK memproses Etik secara berkeadilan. Andreas juga berharap dalam kasus ini tak ada tendensi politisasi kasus atau kriminalisasi terhadap yang bersangkutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PDI Perjuangan mendukung proses hukum yang berkeadilan, tanpa tendensi politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap siapa saja yang mengalami kasus-kasus hukum," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPK memeriksa lima orang termasuk Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Polresta Surakarta usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pemerasan. Setelah diperiksa, mereka yang terjaring OTT itu langsung dibawa ke Jakarta.

"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7).

Adapun OTT ini sendiri terkait pemerasan perangkat daerah di Sukoharjo oleh Etik. Total ada 5 orang yang diamankan KPK.

"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," sebutnya.



(apl/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads