Polisi mengungkap penyebab awal kecelakaan horor yang menimpa YouTuber asal Sukoharjo, Andra ST, hingga mobil sport McLaren yang dikemudikannya terbelah dua. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mobil diduga kehilangan kendali setelah mengalami selip sesaat usai melintasi lampu merah di Simpang Telukan atau Jalan Ciu.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.45 WIB saat Andra ST yang memiliki nama asli Febrian Paundra Alditama (21) mengemudikan mobil bersama rekannya, Robby Adel Pantjoro (21), warga Jakarta Timur.
Sebelum kecelakaan, keduanya baru selesai menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir. Mereka kemudian berniat berjalan-jalan ke arah Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ardian menjelaskan, mobil melaju dari arah Sukoharjo menuju Solo dan sempat berhenti karena lampu lalu lintas merah di Simpang Telukan. Namun, sekitar 100 meter setelah kembali melaju, kendaraan diduga mengalami selip hingga akhirnya tidak dapat dikendalikan.
"Setelah kena lampu merah di simpang Telukan (Jalan Ciu), lalu berjalan dan terjadi selip, bannya selip. Pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kiri kemudian menabrak tiang," kata Ardian kepada awak media, Rabu (8/8/2026).
Benturan keras membuat mobil menghantam pagar, tiang telepon, dan tiang listrik secara berurutan. Akibatnya, McLaren berwarna kuning itu mengalami kerusakan sangat parah hingga terbelah menjadi dua.
Tidak hanya itu, aki kendaraan yang terlempar juga menghantam pintu kaca sebuah minimarket di sisi timur jalan hingga pecah.
Meski kecelakaan berlangsung hebat, polisi memastikan belum menemukan indikasi bahwa pengemudi berada dalam kondisi mengantuk ataupun berada di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan terlarang.
"Tidak. Kondisi pengemudi dalam keadaan fit. Tidak terpengaruh alkohol, maupun mengantuk," ucapnya.
Hingga kini, Sat Lantas Polres Sukoharjo masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Namun, hasil penyelidikan sementara mengarah pada kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan kendaraan lain.
"Sementara ini masih murni kecelakaan tunggal, tapi untuk lebih rinci masih tahap penyelidikan dari anggota," terangnya.
Polisi juga memastikan tidak ada korban lain dalam insiden tersebut. Kerusakan di luar kendaraan hanya berupa pecahnya kaca minimarket akibat terkena lemparan aki mobil.
"Tidak ada (korban yang lain). Pegawai Indomaret tidak ada yang terluka, hanya kerugian materiil berupa kaca pecah," pungkasnya.
(aku/apu)
