Kebakaran menimpa sebuah kandang kambing Desa Jagalempeni, Wanasari, Brebes. Sebanyak 25 ekor kambing mati terpanggang.
Insiden ini terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Kandang yang terbakar berukuran 3x6 meter dan diketahui milik Suyad serta Widno.
Kapolek Wanasari, Iptu Widyanto, saat dimintai konfirmasi mengatakan awalnya muncul kepulan asap dari bagian kandang. Setelah itu, api dengan cepat merambat dan menghanguskan seluruh kandang beserta isinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menghanguskan bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar," katanya.
Joko melanjutkan, saat kebakaran terjadi, ada 25 ekor kambing yang masih berada di dalam kandang. Besarnya kobaran api membuat seluruh ternak tidak bisa diselamatkan dan mati terpanggang.
Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana, namun tidak berhasil. Api baru bisa dipadamkan setelah satu unit mobil damkar datang dan langsung melakukan upaya pemadaman.
"Petugas kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Brebes untuk memastikan proses pemadaman berjalan dengan aman hingga api benar-benar padam," sambungnya
"Anggota piket Polsek Wanasari langsung mendatangi tempat kejadian perkara guna melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi," kata dia.
Kapolsek menambahkan, polisi melakukan pendataan kerugian serta meminta keterangan sejumlah saksi sebagai bagian dari penyelidikan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari instalasi lampu di dalam kandang. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," kata Iptu Joko.
Joko memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh kambing di dalam kandang mati terbakar dan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta.
"Tidak ada kerugian jiwa, hanya kandang dan kambing terbakar. Kerugian ditaksir 20 juta," pungkas Joko.
(apu/afn)
