Truk Muatan Glasswool Terbakar di Pantura Rembang

Truk Muatan Glasswool Terbakar di Pantura Rembang

Mukhammad Fadlil - detikJateng
Selasa, 07 Jul 2026 08:31 WIB
Petugas Damkar BPBD Rembang memadamkan kebakaran truk di Jalur Pantura, Senin (6/7/2026) malam.
Petugas Damkar BPBD Rembang memadamkan kebakaran truk di Jalur Pantura, Senin (6/7/2026) malam. Foto: Dok. BPBD Rembang
Rembang -

Sebuah truk bermuatan glasswool terbakar di Jalan Pantura Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang. Kebakaran diduga dipicu percikan api akibat kecelakaan lalu lintas. Dua orang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Rembang, M. Luthfi Hakim, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada Senin (6/7) pukul 21.07 WIB. Tiga menit kemudian, tim pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

"Setelah menerima laporan pukul 21.07 WIB, tim langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 21.48 WIB dan segera melakukan pemadaman," kata Luthfi kepada detikJateng, Selasa (7/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Luthfi, truk yang terbakar merupakan kendaraan pengangkut glasswool milik PT Nichias Rockwool Indonesia, kawasan industri Cikampek, dengan nomor polisi H 9521 PA. Dugaan sementara, api muncul akibat percikan yang ditimbulkan saat terjadi kecelakaan.

ADVERTISEMENT

"Dugaan penyebab kebakaran berasal dari percikan akibat laka. Untuk penyebab pasti kecelakaannya menjadi kewenangan kepolisian," ujarnya.

Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam. Petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan (overhaul) untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Luthfi menjelaskan proses pemadaman sempat mengalami kendala. Sebab, material glasswool yang terbakar berada di bagian dasar bak truk dengan tumpukan muatan yang cukup tinggi sehingga api sulit dijangkau.

"Kendalanya, barang yang terbakar berada di dasar muatan truk dan posisi muatan cukup tinggi. Itu membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama," jelasnya.

BPBD Rembang mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu unit mobil pemadam milik PLTU, dua rit mobil tangki pemadam, satu mobil tangki milik PT Mina Berkah Sejahtera, serta satu jeriken foam untuk mempercepat pemadaman.

Akibat kejadian itu, sopir truk mengalami luka bakar ringan dan patah pada bagian punggung kaki. Sementara kernet mengalami luka sobek di telapak kaki akibat terkena pecahan kaca.

Selain menghanguskan kendaraan dan muatan, kebakaran juga menyebabkan sejumlah barang milik korban ikut terbakar, seperti dompet, telepon seluler, STNK, SIM, surat jalan, kartu ATM, dan tas.

"Kerugian diperkirakan sekitar Rp 700 juta, meliputi kendaraan, muatan, serta barang-barang milik korban yang ikut terbakar," pungkas Luthfi.

Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Bidang Damkar, Polsek Sluke, Koramil Sluke, Satlantas Polres Rembang, PT Mina Berkah Sejahtera, dan Puskesmas Sluke. Setelah api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke posko sekitar pukul 01.15 WIB.

Berawal dari Tabrakan

Polisi mengungkap kronologi kecelakaan yang berujung kebakaran truk bermuatan glasswool di Jalan Pantura Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Senin (6/7/2026) malam. Insiden itu bermula saat truk pengangkut glasswool menabrak bagian belakang truk traktor head yang berada di depannya.

Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha Pangesty mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di ruas Jalan Nasional Pantura Rembang.

"Truk Mitsubishi Fighter Tronton nomor polisi H-9521-PA melaju dari arah barat ke timur atau Semarang menuju Surabaya. Di depannya melaju truk DAF Traktor Head H-1490-DF dengan arah yang sama," kata Ryan kepada detikJateng, Selasa (7/7/2026).

Ryan menjelaskan, sesampainya di lokasi kejadian truk DAF mengurangi kecepatan karena hendak menyalip sebuah truk yang mengalami patah as roda di sisi kiri jalan. Pada saat bersamaan, pengemudi truk Mitsubishi diduga tidak dapat mengendalikan jarak aman.

"Diduga pengemudi Mitsubishi Fighter kurang menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang truk DAF yang ada di depannya," jelasnya.

Benturan keras tersebut memicu percikan api dari truk Mitsubishi Fighter. Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar kabin hingga muatan glasswool yang diangkut.

"Setelah terjadi benturan, muncul percikan api yang kemudian memicu kebakaran pada truk Mitsubishi Fighter beserta muatannya," ujar Ryan.

Akibat kecelakaan itu, sopir truk Mitsubishi, Wahyu Ari Febriana (35), warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, mengalami patah tulang dan luka pada pergelangan kaki kiri. Korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di rumah sakit.




(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads