Jembatan Sungai Serayu yang menghubungkan Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Kalibagor bakal kembali dibuka untuk seluruh kendaraan mulai Senin (6/7) pukul 08.00 WIB. Pengerjaan jembatan selesai lebih cepat dari yang sebelumnya direncanakan hingga 30 Juli 2026.
Semula, renovasi jembatan ditargetkan berlangsung selama 45 hari kalender sejak 15 Juni 2026. Namun pekerjaan berhasil dirampungkan lebih awal karena dilakukan tanpa henti selama 24 jam.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, mengatakan percepatan proyek dilakukan dengan sistem kerja penuh selama sehari semalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selesai lebih cepat karena kita kerjakan 24 jam," kata Nandang saat dihubungi wartawan, Minggu (5/7/2026).
Selain pola kerja nonstop, percepatan juga didukung penggunaan material beton dengan teknologi khusus. Menurutnya, beton tersebut mampu mencapai umur layanan hanya dalam waktu tiga hingga tujuh hari sebelum kemudian dilapisi aspal.
"Kedua, kita pakai perkerasan umur beton 3-7 hari sudah mencapai umur, habis itu diaspal," jelasnya.
Nandang memastikan selama proses perbaikan tidak ada kendala teknis yang berarti. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang selama beberapa pekan harus menggunakan jalur alternatif akibat penutupan total jembatan.
"Sebelumnya mohon maaf selama proses pengerjaan masyarakat memutar," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Kresnawan Wahyu Kristoyo, mengatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Bina Marga mengenai pembukaan kembali Jembatan Serayu.
"Terhitung mulai Senin, 6 Juli pukul 08.00 WIB, jembatan sudah dibuka untuk semua jenis kendaraan," kata Kresnawan.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Omar Udaya, mengatakan dibukanya kembali jembatan akan membuat arus lalu lintas kembali normal. Pengendara tidak perlu lagi memutar melalui jalur alternatif seperti selama masa perbaikan.
"Sekarang pengendara sudah tidak perlu memutar lagi, karena jembatan sudah dibuka berkaitan dengan renovasi yang telah selesai seluruhnya," ujarnya.
Meski akses kembali dibuka, Omar mengimbau pengguna jalan tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas di sekitar lokasi. Pada hari pertama pembukaan, Dishub bersama Satlantas Polresta Banyumas juga akan bersiaga untuk mengatur arus kendaraan dan mengantisipasi kepadatan.
"Pihak kami bersama Satlantas Polresta Banyumas juga tetap melakukan pemantauan intensif di lapangan untuk memastikan lalu lintas berjalan lancar," pungkasnya.
(apl/aku)
